Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Anggota Polisi Ini Terancam Dipecat karena Hamili Perempuan Di Luar Nikah

Slamet Harmoko • Jumat, 26 Juli 2024 | 18:50 WIB
Ilustrasi polisi terlibat narkoba/Radar Banjarmasin
Ilustrasi polisi terlibat narkoba/Radar Banjarmasin

RADAR SAMPIT - Oknum Anggota Polres Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Timur dilaporkan atas dugaan kasus menghamili perempuan berinisial WO.

Terkait hal ini Kepala Bidhumas Polda NTB Kombes Pol. Rio Indra Lesmana menegaskan akan serius mengusut kasus dari hasil hubungan asmara di luar nikah. 

"Jadi, saya kemarin ke Polres Lombok Timur, itu (kasus Brigadir MN) diproses. Ini atensi dari Polda NTB, kebetulan kan Kabid Propam-nya baru, jadi sangat diatensi sekali," kata Indra Lesmana di Mataram, dikutip dari Antara, Jumat (26/7/2024).

Menurutnya Pihak Polda menaruh perhatian besar terhadap penanganan kasus tersebut melihat perbuatan yang diduga dilakukan Brigadir MN telah mencoreng nama baik Polri.

"Sudah berkeluarga, terus tidak mau tanggung jawab, jelas itu memalukan institusi Polri," ujarnya.

Perihal sanksi pelanggaran etik yang akan diterapkan terhadap Brigadir MN, Rio mengatakan hal tersebut berada di bawah kewenangan Komisi Kode Etik Polri.

"Apa sanksinya? Kita lihat nanti dari hasil sidang etik, terberat bisa dipecat. PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) bisa, tergantung dari sidang nanti," ucap dia.

Rio mengaku pernah menemukan kasus seperti ini ketika bertugas di Polda Bali. Seorang anggota Polri menghamili perempuan di luar nikah.

Dari putusan sidang Komisi Kode Etik Polri, jelas dia, anggota tersebut dipecat.

Komisi etik mempertimbangkan perbuatan onar anggota tersebut saat sidang berlangsung.

"Karena yang bersangkutan waktu sidang disiplin melawan, akhirnya kode etik, sampai pemecatan," katanya.

Brigadir MN merupakan anggota yang bertugas pada Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Lombok Timur.

Brigadir MN pada awalnya dilaporkan oleh WO ke Bidang Propam Polda NTB. Usai gelar dan meningkatkan status penanganan perkara ke tahap penyelidikan, Polda NTB melimpahkan kasus tersebut ke Polres Lombok Timur.

Pertimbangan pelimpahan itu melihat wilayah tugas dari Brigadir MN dengan status Kapolres Lombok Timur sebagai atasan yang berhak menghukum. (*)

 

Editor : Slamet Harmoko
#polisi bejat #hamil di luar nikah #polda ntb #oknum polisi #polisi menghamili