Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemkot Jamin Seragam Gratis untuk Pelajar Tidak Mampu

Administrator • Kamis, 13 Juli 2023 | 20:25 WIB
SINERGI: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menghadiri salah satu kegiatan pemerintah provinsi Kalteng bersama beberapa kepala daerah di Kalteng, belum lama ini. (ISTIMEWA/HUMAS PROTOKOL)
SINERGI: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menghadiri salah satu kegiatan pemerintah provinsi Kalteng bersama beberapa kepala daerah di Kalteng, belum lama ini. (ISTIMEWA/HUMAS PROTOKOL)
PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya akan menjamin peserta didik, dari keluarga tidak mampu, khusus untuk mendapatkan seragam sekolah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Palangka Raya,Fairid Naparin baru-baru ini, sebagai komitmen pemkot untuk bersinergi dengan masyarakat dalam membangun Kota Palangka Raya. Selain itu, mendukung visi dan misi pemerintahan kota saat ini, yakni mewujudkan kota Palangka Raya yang maju, makmur sejahtera untuk semua lapisan masyarakat.

Antara lain dengan mewujudkan lingkungan cerdas (smart environment), masyarakat cerdas (smart society) dan  kesejahteraan ekonomi cerdas (smart economy) telah dijalankan. Dengan menekankan kemajuan Kota Palangka Raya melalui smart city.

“Pemkot komitmen selalu membantu masyarakat. Termasuk seragam sekolah dan itu sinergi dengan visi misi . Untuk siswa tidak mampu ada jalur afirmasi Namanya. Lewat jalur ini mereka bisa diberikan seragam gratis,”ujar Fairid Naparin.

Dijelaskannya, selain bantuan seragam gratis bisa lewat jalur afirmasi,  masih ada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang bisa dialokasikan untuk membantu pelajar dari keluarga tidak mampu.

“Bahkan ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di setiap sekolah, dan boleh 15 persennya untuk membantu para pelajar dari kalangan yang tidak mampu itu tadi,” tegas Fairid.

Dirinya menekankan, jika ada persoalan seperti itu di lapangan kata dia, maka orangtua atau wali murid bisa temui kepala sekolah,  sampai kepala Dinas Pendidikan setempat.

“Pasti kami berikan jalan keluarnya. Nggak mungkin lah kita biarkan anak-anak tidak sekolah selama ada niat untuk belajar. Jadi komunikasi saja dengan kepala sekolah sampai dinas terkait,apabila ada persoalan,” tandas Fairid Naparin. (daq/gus) Editor : Administrator
#sekolah #Pemkot Palangka Raya