Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Radar Sampit Kembali Raih Penghargaan Dalam Lomba BPJS Kesehatan

Administrator • Jumat, 14 Oktober 2022 | 13:08 WIB
SYIAR: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan sejumlah tokoh agama saat  membuka Lomba Gema Muharram Tahun Baru Islam 1445 H di Masjid Kubah Kecubung Daarul Rahman, baru-baru ini. (ISTIMEWA/HUMAS PROTOKOL)
SYIAR: Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan sejumlah tokoh agama saat  membuka Lomba Gema Muharram Tahun Baru Islam 1445 H di Masjid Kubah Kecubung Daarul Rahman, baru-baru ini. (ISTIMEWA/HUMAS PROTOKOL)
SAMPIT – Jurnalis Radar Sampit Heru Prayitno kembali mengharumkan nama Radar Sampit tahun ini. Dalam lomba yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan, namanya kembali masuk nominasi Juara Harapan kategori media online Radarsampit.com.

Karya tulisnya yang berjudul, ”Menebar Kebaikan dengan Taat Bayar Iuran” menjadi artikel yang diperhitungkan para juri untuk masuk nominasi 20 karya terbaik dari 202 karya dari para jurnalis se-Indonesia yang ikut berkompetisi dalam lomba yang diadakan BPJS Kesehatan tahun ini

Prestasi itu bukan pertama kali bagi Heru. Dari tahun ke tahun, wartawan yang juga menjabat Koordinator Liputan Radar Sampit ini tak pernah ”bolos” mengirimkan karya tulis. Semua karyanya masuk nominasi. Semua juara pernah ia rasakan, mulai dari juara 1 hingga juara harapan.

Pada 2016, karya tulisnya; ”Merajut Solidaritas melalui Program JKN-KIS” jadi juara 1. Keberuntungan itu tak ingin ia lewatkan begitu saja. Heru kembali mengirimkan karya pada perlombaan yang sama di tahun 2017 dengan judul ”Butuh Berjuta Cinta untuk Sehatkan Bangsa” dan meraih juara harapan.

Pada 2018, Heru kembali menjadi juara 1 melalui karya tulis dengan judul ”Menularkan Kebaikan Melalui JKN”. Kemudian, 2019, Heru karya tulis ”Kerahkan Kader JKN, Alihkan Peserta Mandiri ke PBI” jadi juara 2. Demikian pula padda 2020, meraih juara 2 dengan judul ”Jangan Gugat Lagi Penyelamat Kami”.

Selama lima tahun berturut-turut aktif ikut serta mengikuti lomba BPJS Kesehatan, tahun 2021 Heru absen mengirimkan karya tulis dan kembali mengasah kemampuan menulisnya tahun 2022 dengan judul ”Menebar Kebaikan dengan Taat Aturan” dalam kategori media online Radarsampit.com.

Sebagai salah satu juara, Heru diundang spesial oleh BPJS Kesehatan untuk menerima penghargaan langsung dari BPJS Kesehatan yang digelar di Hotel  Sthala Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali pada Rabu (12/10).

”Senang bisa berjumpa dengan para jurnalis dari seluruh Indonesia. Ikut lomba menjadi salah satu cara jurnalis mengukur kemampuan, apakah mampu bersaing dengan jurnalis lainnya,” katanya, Kamis (13/10).

Heru menuturkan, persiapannya tahun ini kurang matang dan sedikit mengalami kendala mencari narasumber yang tepat untuk diwawancara. ”Tahun ini menggarap tulisannya terlalu mepet, hari terakhir baru mengirim, makanya berita dikirim masuk kategori media online. Biasanya saya mengirim tulisan yang sudah terbit dalam kategori media cetak,” ujar jurnalis yang sudah berkarir di Radar Sampit sejak tahun 2008 ini.

BPJS Kesehatan memberikan penghargaan istimewa kepada 20 jurnalis media massa atas dedikasi dalam mengedukasi masyarakat mengenai Program JKN melalui berbagai pemberitaan. Para jurnalis tersebut adalah pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2022 yang digelar BPJS Kesehatan sejak bulan Juli 2022 lalu.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengungkapkan, penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi kepada para jurnalis media massa yang telah membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya memilki perlindungan jaminan kesehatan, inovasi terbaru BPJS Kesehatan, serta pentingnya keterlibatan seluruh pihak untuk mendukung keberlangsungan Program JKN yang terbukti membawa banyak manfaat bagi bangsa Indonesia.

”Media massa ibarat jembatan yang menghubungkan BPJS Kesehatan, pemerintah, penyedia layanan kesehatan, tenaga medis, suara publik, dan berbagai stakeholders terkait lainnya. Kami harap melalui kegiatan ini, kolaborasi BPJS Kesehatan dengan para jurnalis media massa bisa kian solid, sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi yang akurat dan berimbang. Apalagi saat ini arus informasi begitu pesat, sehingga sudah menjadi tugas bersama untuk memberantas hoaks dan menghadirkan informasi yang benar,” ujar Ghufron.

Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2022 diikuti 163 peserta dari berbagai media massa lokal maupun nasional di Indonesia dengan total 202 karya. Untuk menjaga netralitas dalam melakukan penilaian, nama jurnalis dan media massa pada seluruh karya lomba yang masuk dihilangkan, sehingga bersifat anonim.

”Kami ingin semakin hari memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Terima kasih juga kami ucapkan kepada rekan-rekan jurnalis media massa seluruh Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan Program JKN, termasuk dalam memberikan masukan yang konstruktif untuk meningkatkan pelayanan BPJS Kesehatan dari waktu ke waktu. Harapan saya, keberadaan jurnalisme positif bisa terus bertumbuh mencerdaskan bangsa Indonesia,” kata Ghufron.

Sementara itu, salah satu dewan juri lomba yang merupakan akademisi sekaligus praktisi senior di bidang pertelevisian, Makroen Sanjaya, mengatakan, Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2022 merupakan langkah yang tepat untuk menggelorakan jurnalisme positif di Indonesia untuk memberantas hoaks.

”Kami para juri sangat mengutamakan integritas demi mencari karya terbaik. Kami betul-betul memegang teguh prinsip itu. BPJS Kesehatan bisa menjadi contoh untuk instansi-instansi lain untuk menumbuhkan semangat jurnalisme positif di kalangan jurnalis media massa. Pemenang berhasil memenuhi segala persyaratan kualifikasi yang menantang,” ujarnya. (hgn/ign) Editor : Administrator
#lomba