Dari ribuan tamu yang diundang, ada sejumlah pejabat yang terlihat hadir. Mereka bahkan rela antre untuk bisa masuk dan bersalaman dengan kedua mempelai dan keluarganya.
Jelang siang hari, tamu yang menghadiri acara tersebut semakin banyak. Hal tersebut menimbulkan antrean di pintu masuk. Penjaga terpaksa membatasi tamu yang akan masuk gedung, agar bisa masuk secara bergantian.
”Lumayan. Setengah jam lebih antre untuk salaman. Ini pertama kali saya datang ke acara resepsi pernikahan sengantre ini. Tapi senang bisa hadir ke pernikahan anak Bupati Kotim," kata Endang, salah satu tamu yang hadir.
Ketua Panitia resepsi pernikahan Raihansyah mengatakan, Halikinnor sendiri yang meminta agar pada acara resepsi kali ini, bisa bersalaman dengan tamu-tamunya.
”Waktu acara resepsi anaknya yang kedua dulu tidak bersalaman. Untuk yang ini, karena sudah ada kelonggaran juga. Bupati minta yang ini agar semua tamu bisa naik, bersalaman. Jadi, tidak ada pembeda. Semua naik bersalaman di pelaminan," ujarnya.
Pada acara resepsi pernikahan anak sulungnya tersebut, Halikinnor menyebar undangan yang cukup banyak, yakni 3.000 orang lebih. Sebagai antisipasi, pihak panitia penyelenggara menghitung perkiraan tamu yang hadir dua kali lipat dari undangan, bahkan lebih.
Penyediaan makanan bagi para tamu dilakukan beberapa katering, bekerja sama dengan sejumlah vendor. Pihak tuan rumah juga menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dipesan untuk melengkapi menu makanan pada acara tersebut.
Rangkaian acara dimulai dari pukul 09.00 WIB - 15.00 WIB. Pada pukul 09.00 WIB, penyambutan mempelai dan keluarga diiringi hadrah dari gerbang menuju teras gedung. Halikinnor beserta istri sudah menunggu di teras lobi untuk meminumkan segelas air putih kepada kedua mempelai.
Rangkaian selanjutnya, menghadirkan satu per satu keluarga. Dimulai dengan menghadirkan saudara mempelai wanita, dilanjutkan saudara mempelai pria, orang tua mempelai wanita, orang tua mempelai pria, bridesmaid, dan groomsmen. Lalu, terakhir menghadirkan kedua mempelai, Indra dan Basma diiringi saxophone dan musik.
Acara semakin romantis ketika kedua mempelai berada di pergola dengan desain romantis penuh bunga, dikelilingi para pengiring pengantin. Indra kemudian mendaratkan ciuman di kening sebagai tanda sayang kepada Basma, istrinya.
Momen romantis itu dilanjutkan dengan pemotongan kue dan suap sayang kedua mempelai yang tak kalah romantisnya. Dilanjutkan dengan wedding dance dan foto keluarga kedua mempelai. Kemudian pembacaan doa syukur dan ramah tamah undangan, diiringi grup musik Gambus Banjarmasin.
Pada sesi kedua, menampilkan tari pesisir dari sanggar Tingang Tabela. Ramah tamah diiringi Waroeng Studio, closing acara dan dilanjutkan foto bersama mempelai dan semua vendor.
Suksesnya acara resepsi pernikahan Indra, anak pertama dari dua bersaudara pasangan Halikinnor - Khairiah, dengan Basma, anak pertama dari dua bersaudara pasangan Imbran - Ne'Mah, tak lepas dari kerja sama sejumlah pihak dan vendor yang terlibat.
Wedding Organizer (WO) acara ini dipercayakan kepada RDP Management, keamanan Satpol PP, lalu lintas dan parkir Satlantas Polres Kotim, DLLAJ, dan Dishub. Untuk tamu VVIP ditangani bagian Protokol dan Komunikasi (Prokopim) Pemkab Kotim.
Make up wedding oleh Isma Bridal, make up orang tua dan keluarga oleh Lia Najla, Rudy Iswan dan Okta MUA. Nail art Henna yang mempercantik tangan sang pengantin wanita dikerjakan Mason Project. Untuk dekorasi gedung dan tenda oleh Bunga Sisir Dekorasi (BSD), fotografer oleh Dhopict Photograpy, video cinematic Amega, MC bayu, musik Waroeng Studio, Gambus Banjarmasin, lightinh Dian Production, wedding cake BSS, katering dari bagian umum dan Ibu Sutimin, penerima tamu area tenda pegawai BKPSDM Kotim, penerima tamu area dalam RDP Managemen, hand bucket dari Funny Florist, serta Hadrah dan tari pedalaman dari Disbudpar Kotim.
Penampilan mempelai pengantin yang terlihat tampan dan cantik tak lepas dari gaun dan jas yang terlihat mewah dan elegan. Untuk gaun dan jas yang dikenakan kedua mempelai, baik untuk akad maupun resepsi dipercayakan kepada Aboza by Anto Namiabdi yang beralamat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). (yn/ign) Editor : Administrator