PANGKALAN BUN — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyebabkan pohon peneduh di tepi jalan tumbang dan menimpa barakan lima pintu di Jalan Delima, Kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun.
Pohon jenis ketapang dengan diameter sekitar 15 sentimeter dan tinggi sekitar 10 meter itu tumbang hingga merusak atap barakan. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar yang menerima laporan dari warga segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas melakukan pemotongan batang pohon serta membersihkan material yang menimpa bangunan. Personel juga membantu memperbaiki bagian atap barakan yang rusak.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar, Andan Santana, mengatakan angin kencang dan kondisi pohon yang sudah lapuk menjadi penyebab utama pohon tumbang dalam beberapa waktu terakhir.
“Cuaca ekstrem saat hujan turun disertai angin kencang, ditambah kondisi pohon yang sudah lapuk, menjadi penyebab utama banyaknya pohon tumbang,” ujarnya.
Menurut Andan, beberapa hari sebelum kejadian ini juga terjadi peristiwa serupa, seperti pohon tumbang, reklame ambruk akibat angin kencang, serta kerusakan rumah penjaga di kawasan Pangkalan Bun Park yang tertimpa pohon.
BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.
“Siang hari cuaca panas, kemudian sore mendung dan hujan turun deras disertai angin. Kami mengimbau warga berhati-hati saat melintas di jalan yang banyak ditumbuhi pohon peneduh,” katanya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno