Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Puluhan Hektare Lahan di Teluk Bogam Terbakar

Koko Sulistyo • Selasa, 17 Februari 2026 | 20:06 WIB
Kebakaran lahan  di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (15/2).
Kebakaran lahan di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (15/2).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Lahan kosong seluas puluhan hektare di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terbakar, Minggu (15/2). Meski jauh dari permukiman warga, kobaran api sempat menimbulkan kepanikan karena cahaya kemerahan dan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.

Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Keraya yang datang ke lokasi kewalahan menghadapi api yang menyebar di beberapa titik. Khawatir kebakaran meluas, mereka kemudian menghubungi Mako BPBD untuk mendapatkan bantuan penanganan lebih lanjut.

Tim gabungan yang terdiri dari Balakar Huma Singgah Itah, Manggala Agni, Tagana, Polsek Kumai, dan beberapa unit water supply BPBD dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, kebakaran sempat merembet ke Sungai Bakau dan Desa Keraya. 

Agung, personel Balakar Huma Singgah Itah, mengatakan, proses pemadaman terkendala jarak sumber air yang jauh dari titik api.

“Sumber air jauh, sehingga praktis kita hanya mengandalkan water supply BPBD. Dengan penyebaran api yang cepat dan luas, tim harus berpindah-pindah dari satu titik api ke titik lainnya untuk menghemat air dan tenaga,” ujarnya.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar, Andan Santana, mengungkapkan, sekitar 20 hektar lahan kosong terbakar, namun hanya 10 hektar yang berhasil dipadamkan oleh tim.

“Kendala lain adalah titik penyebaran api yang luas dan minimnya sumber air. Kebakaran terjadi di vegetasi sampah TPA, semak belukar, pepohonan, dan rerumputan, diduga akibat sampah TPA yang terbakar dan merembet,” jelas Andan.

Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya, dibantu turunnya hujan sekitar pukul 00.00 WIB. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Kotawaringin Barat (Kobar) #karhutla