PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Antrean warga untuk mengambil obat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun terlihat panjang pada Senin (9/2/2026). Kondisi ini membuat pasien harus menunggu lebih lama dari biasanya di bagian farmasi rumah sakit.
Sejumlah warga mengaku antrean kali ini lebih panjang dibanding hari-hari biasa. Salah seorang pasien dari Pangkalan Lada mengatakan, “Tidak seperti biasanya, ini lumayan panjang jadi ya harus bersabar.”
Karena antrean relatif lama, beberapa pasien memilih menggunakan layanan Sistem Pelayanan Obat Siap Antar (Si Pintar). “Daripada antre lama, saya pakai layanan antar obat itu saja. Lebih efektif daripada mengantre,” kata warga lainnya.
Kondisi antrean yang panjang ini terlihat dari sejumlah video yang beredar di grup WhatsApp dan story warga, sehingga menarik perhatian masyarakat.
Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Fachrudin, membenarkan adanya penumpukan pasien pada hari tersebut. Ia menjelaskan, antrean terjadi karena banyak pasien keluar dari poliklinik secara bersamaan, sehingga berdampak pada pelayanan di bagian farmasi.
Menurut Fachrudin, Senin merupakan salah satu hari dengan kunjungan tinggi, terutama setelah hari libur. Jumlah kunjungan pasien ke poliklinik setiap harinya bisa mencapai 400 hingga 600 orang.
RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat, tetapi juga warga dari Kabupaten Lamandau, Sukamara, bahkan provinsi tetangga Kalimantan Barat. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno