PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di jalan tembusan menuju Perumahan Pinang Merah, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali muncul meski sebelumnya baru dibersihkan.
Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah kembali terlihat di titik baru, tepatnya di muara masuk perumahan. Sampah diduga berasal dari limbah rumah tangga yang awalnya dibuang dalam satu plastik, lalu bertambah hingga menumpuk dan mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.
Selain di titik tersebut, masih ditemukan beberapa TPS liar lain di sepanjang ruas jalan dari arah Bundaran Obor. Setidaknya terdapat tiga titik pembuangan sampah, yakni satu titik yang belum dibersihkan, satu di bagian tengah jalan, serta satu titik baru di pintu masuk perumahan.
Kondisi tersebut membuat jalan alternatif menuju perumahan tampak kumuh. Warga mengaku telah berupaya memberikan imbauan dan penyadaran, namun masih ada oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan.
“Di masing-masing lingkungan sebenarnya sudah ada kebijakan agar warga berlangganan pengangkutan sampah. Namun, masih ada yang memilih membuang sampah sendiri, padahal tarif per bulan juga tidak mahal, di bawah Rp50 ribu,” kata Herli, warga setempat, Selasa (20/1).
Ia menilai persoalan sampah bukan tanpa solusi, melainkan minimnya kesadaran masyarakat. Menurutnya, diperlukan tindakan tegas agar pelaku jera. “Mungkin harus ada sanksi sosial, seperti membersihkan sampah yang mereka buang,” ujarnya.
Warga lainnya, Budi, berharap pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dapat memasang kamera pengawas (CCTV) untuk mengidentifikasi pelaku. Ia juga mendorong pemberian sanksi sosial, baik melalui kerja sosial maupun publikasi di media sosial.
Meski tidak terdapat permukiman di sepanjang jalan tersebut, Budi menegaskan bahwa ruas jalan itu merupakan akses utama menuju perumahan dan Bundaran Obor. “Kalau tidak ada ketegasan, masalah ini akan terus berulang. Harus ada tindakan keras agar pelaku jera,” pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno