Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BPBD dan Balakar Berjibaku Padamkan Karhutla di Kelurahan Raja Seberang

Koko Sulistyo • Senin, 19 Januari 2026 | 09:28 WIB

 

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan kilometer 20, Jalan Ahmad Shaleh, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Minggu (18/1).
Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan kilometer 20, Jalan Ahmad Shaleh, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Minggu (18/1).

PANGKALAN BUN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan kilometer 20, Jalan Ahmad Shaleh, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pada Minggu (18/1).

Hingga pukul 18.10 WIB, api masih belum berhasil dipadamkan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Mendawai Seberang, dan Balakar Huma Singgah Itah Mendawai. Ketiga tim tersebut terus berusaha menghalau api yang membakar semak belukar kering di wilayah tersebut.

Kepulan asap tebal yang muncul di titik api segera ditanggapi oleh MPA Mendawai Seberang, yang langsung menuju menara pantau di kilometer 9 untuk memastikan lokasi kebakaran. Setelah itu, mereka berkoordinasi dengan BPBD Kobar dan pihak terkait lainnya.

Penyebab kebakaran yang melanda area yang banyak ditumbuhi perkebunan kelapa sawit tersebut hingga kini masih belum diketahui. Faktor angin kencang dan cuaca terik menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman api. 

Sayid Abdul Badawi, anggota TRC BPBD Kobar, menjelaskan bahwa kebakaran di jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama terbilang cukup parah. "Lahan yang terbakar cukup luas dan sulit untuk dipadamkan," katanya.

Badawi menambahkan, jenis vegetasi yang terbakar meliputi semak belukar kering, ilalang, dan pepohonan kecil, dengan permukaan yang terbakar berupa lahan gambut. Meskipun tim terus berupaya memadamkan api hingga malam, kondisi gelap gulita menjadi salah satu kendala yang dihadapi.

"Semoga kami bisa menangani ini dengan tuntas. Namun, saat malam hari, sulit untuk bergerak bebas karena kondisi gelap. Kami tetap waspada dan akan melaporkan perkembangan lebih lanjut setelah penanganan selesai," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berusaha mengatasi kebakaran yang semakin meluas. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Kotawaringin Barat (Kobar) #karhutla