Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Primata Dilindungi Masuk Kampung Seberang di Pangkalan Bun

Koko Sulistyo • Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:42 WIB
BEKANTAN: Hutan kecil di perbatasan RT 04 dan 05 Raja Seberang menjadi tempat baru bagi koloni Bekantan mencari makan. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
BEKANTAN: Hutan kecil di perbatasan RT 04 dan 05 Raja Seberang menjadi tempat baru bagi koloni Bekantan mencari makan. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Warga RT 04 dan 05, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapat tontonan baru dari hutan kecil di perkampungan mereka.

Satu koloni Bekantan (Kera Hidung Panjang) setiap hari terlihat bermain di tempat tersebut.

Warga tidak mengetahui dari mana munculnya salah satu primata yang dilindungi tersebut, namun Bekantan yang terdiri dari induk dan anak-anaknya tersebut tidak mengganggu warga. Mereka hanya makan buah-buahan hutan yang tumbuh di sekitar kampung.

Penampakan bekantan itu sudah terjadi hampir satu minggu terakhir, dan setiap sore menjadi tontonan warga setempat.

Warga RT 04, Raja Seberang, Mustianah mengatakan, bekantan - bekantan itu hanya muncul di waktu tertentu saja, pagi dan sore hari, mereka datang hanya makan buah hutan, dan kemudian menghilang.

"Ini menjadi pengalaman yang luar biasa, saya bisa melihat kera hidung panjang, sayangnya saya videonya pakai hape butut jadi engga jelas" ujarnya.

Menurutnya diduga bekantan tersebut datang dari arah hutan di tepi Jalan Kotawaringin Lama, dan masuk kampung karena banyak tumbuh pohon buah hutan yang menjadi makanan mereka. 

"Bisa jadi karena persediaan makanan di habitatnya sudah semakin menipis hingga masuk ke dalam kampung," imbuhnya.

Warga RT 05, Iyan mengaku tidak aneh lagi dengan keberadaan primata termasuk bekantan yang masuk ke dalam perkampungan, lantaran saat ini hutan-hutan nyaris gundul beralih fungsi menjadi perkebunan.

"Sumber pakan di habitat aslinya sudah menipis, jadi mereka mencari sumber pakan, dan kebetulan disini ada pohon hutan yang buahnya bisa mereka makan, kita hanya berharap jangan ditembak atau ditangkap, biarkan mereka hidup dan mencari makan," pungkasnya. (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#hewan dilindungi #bekantan #primata #Pangkalan Bun