PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memastikan perayaan malam pergantian tahun 2026 akan digelar secara sederhana.
Kepastian itu disampaikan Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah, saat memimpin rapat koordinasi Antisipasi Tindak Keamanan dan Gangguan (ATHG) di Ruang Rapat Pati Anom, Kantor Bupati, Kamis (4/12).
Bupati menyampaikan bahwa konsep perayaan tahun baru kali ini difokuskan pada kegiatan doa bersama. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk refleksi sekaligus memanjatkan harapan agar Kabupaten Kotawaringin Barat tetap aman, tenteram, dan semakin maju pada tahun mendatang.
“Kami berharap momentum pergantian tahun ini menjadi ajang refleksi dan doa, bukan sekadar pesta hura-hura,” ujarnya.
Nurhidayah menegaskan, kesederhanaan perayaan tahun baru merupakan bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Sumatera dan Aceh yang tengah tertimpa bencana alam.
“Kita masih dalam suasana duka. Banyak saudara kita yang sedang memulihkan kehidupan akibat bencana. Doa terbaik kita panjatkan agar mereka diberi kekuatan,” katanya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap menyiapkan hiburan ringan bagi masyarakat. Perayaan akan melibatkan komunitas lokal dan artis daerah sebagai pengisi acara, sekaligus memberi ruang bagi pelaku seni dan budaya untuk berpartisipasi dalam momentum kebersamaan tersebut.
Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Mari kita jaga daerah kita agar tetap kondusif. Sikap saling menghargai dan menjaga lingkungan sosial sangat penting,” pesannya.
Dengan konsep sederhana, pemerintah berharap perayaan Tahun Baru 2026 di Kobar tetap berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan sebagai langkah awal menyongsong tahun yang lebih baik. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno