Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gedung LPTQ Kotawaringin Barat Tak Terawat

Koko Sulistyo • Sabtu, 29 November 2025 | 21:18 WIB
TAK TERAWAT : Kondisi gedung LPTQ di Jalan Pasir Panjang, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (29/11). IST/RADAR SAMPIT
TAK TERAWAT : Kondisi gedung LPTQ di Jalan Pasir Panjang, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (29/11). IST/RADAR SAMPIT

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com – Gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang terletak di Jalan Pasir Panjang, menuai sorotan publik. 

Bangunan yang dibangun menggunakan dana APBD Kobar itu terlihat tidak terawat, dengan rumput liar yang memenuhi area sekitar gedung. Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan masyarakat, terutama karena bangunan ini tergolong representatif dan memiliki fungsi penting bagi pembinaan generasi Qur'ani.

Sorotan datang dari salah satu tokoh masyarakat Kotawaringin Barat, Bambang Suherman. Dirinya sangat menyayangkan kondisi gedung yang tampak terbengkalai tersebut.

Menurutnya, bangunan yang berada di lokasi strategis itu seharusnya dimanfaatkan secara optimal dan mendapatkan pemeliharaan rutin.

"Sayang sekali, gedung itu di depan mata, di pinggir jalan besar tapi tidak terawat. Harusnya difungsikan secara maksimal," ujar Bambang dengan nada kecewa.

Ia menekankan bahwa masyarakat berhak melihat penggunaan dana publik dilakukan secara bertanggung jawab dan tepat guna.

Selain itu, Bambang juga menilai keberadaan gedung ini sebenarnya sangat mendukung kegiatan LPTQ, khususnya untuk pembinaan qari dan qariah di daerah.

Ia menambahkan bahwa jika dibiarkan terlalu lama tanpa pemanfaatan, bangunan tersebut bukan hanya akan rusak, tetapi juga menjadi bentuk pemborosan anggaran.

Secara lokasi, gedung tersebut dinilai cukup strategis dan mudah dijangkau. Hal ini seharusnya menjadi nilai tambah agar gedung dapat difungsikan dalam kegiatan keagamaan seperti pelatihan, pembinaan, hingga lomba-lomba tilawatil Quran tingkat daerah. Namun kondisi saat ini dinilai sangat memprihatinkan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan, baik dengan memaksimalkan fungsi gedung maupun melakukan perawatan berkala.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dengan Penguatan UMKM Digital dan Pembiayaan

Gedung yang dibangun menggunakan uang rakyat, menurut mereka, harus memberikan manfaat nyata bagi umat dan menjadi tempat pembinaan generasi Qurani yang unggul di Kotawaringin Barat. (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#gedung #tuai sorotan #tidak terawat #Pangkalan Bun