Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

KWT Go Digital, Tani Go Natural: Sinergi Teknologi untuk Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Inovasi Digital dan Pakan Berbasis Lokal

Bella Maulidia Putri • Jumat, 14 November 2025 | 15:05 WIB
Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat bertajuk ‘KWT Go Digital, Tani Go Natural: Sinergi Teknologi untuk Penguatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi Digital dan Pakan Berbahan Lokal
Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat bertajuk ‘KWT Go Digital, Tani Go Natural: Sinergi Teknologi untuk Penguatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi Digital dan Pakan Berbahan Lokal

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Tim Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Darwan Ali bersama tim dosen pembimbing melaksanakan rangkaian kegiatan Program Mahasiswa Berdampak.

Kegiatan itu bertajuk “KWT Go Digital, Tani Go Natural: Sinergi Teknologi untuk Penguatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi Digital dan Pakan Berbahan Lokal” di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Program yang berlangsung pada tahun anggaran 2025 ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Penyerahan peralatan dan mesin kepada Kelompok Tani Lestari Mulya
Penyerahan peralatan dan mesin kepada Kelompok Tani Lestari Mulya

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui penerapan teknologi pertanian berkelanjutan, inovasi pakan lokal, serta digitalisasi usaha.

Dua mitra utama yang terlibat adalah Kelompok Tani Lestari Mulya dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati.

Ketua pelaksana menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dengan pembuatan instalasi sistem akuaponik terpadu, dikerjakan mahasiswa BEM bersama masyarakat di lokasi budidaya ikan Kelompok Tani Lestari Mulya.

Melalui gotong royong tersebut, warga mempelajari cara merakit, memasang, dan mengoperasikan sistem akuaponik yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem berkelanjutan.

Selain itu, Kelompok Tani Lestari Mulya juga dijadwalkan mengikuti pelatihan penerapan pakan fungsional berbasis daun kelakai, sebuah inovasi lokal yang berpotensi menekan biaya pakan hingga 25% berdasarkan perhitungan awal.

Penyerahan peralatan dan mesin kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati
Penyerahan peralatan dan mesin kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati

Inovasi ini sekaligus membantu mengurangi limbah kolam melalui sirkulasi air yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pelatihan tersebut menjadi agenda utama dalam tahapan pendampingan berikutnya.

Di sisi lain, KWT Melati mengikuti program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kemampuan produksi dan pemasaran produk olahan pertanian lokal.

Mereka akan mendapatkan pelatihan pembuatan keripik singkong, bayam, dan pisang dengan teknik higienis dan konsisten, serta pengenalan pengemasan yang lebih baik dan budidaya hidroponik sebagai peluang usaha tambahan.

Sebagai dukungan keberlanjutan, Tim PM-BEM Universitas Darwan Ali menyerahkan beberapa unit mesin pengolahan pakan dan mesin pembuat keripik kepada Kelompok Tani Lestari Mulya dan KWT Melati.

Fasilitas ini diharapkan mempercepat proses produksi, meningkatkan kualitas, dan mendorong kemandirian usaha kelompok.

Peserta juga dibekali kemampuan manajemen usaha dan pemasaran digital, termasuk pencatatan keuangan sederhana, perhitungan modal, serta perencanaan usaha. Seluruh rangkaian ini disiapkan untuk membantu KWT Melati dan Tani Lestari Mulya meningkatkan kualitas produk serta memperluas pemasaran.

Dalam aspek digitalisasi, sebuah website e-commerce telah dibuat dan siap disosialisasikan sebagai media promosi dan penjualan daring. Anggota kelompok akan diberikan pendampingan pengelolaan produk, cara menangani pesanan, dan pembuatan konten promosi di media sosial.

Program ini masih terus berlangsung. Tim BEM Universitas Darwan Ali berharap pendampingan berkelanjutan tersebut dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang inovatif dan dapat diadopsi komunitas lain di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan itu, BEM Universitas Darwan Ali juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan yang dinilai sangat berperan dalam memperkuat pelaksanaan program dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (dia)

Editor : Slamet Harmoko
#Tani Go Natural #Kelompok Wanita Tani Melati #Universitas Darwan Ali #Kelompok Tani Lestari Mulya #Desa Sungai Hijau #BEM Universitas Darwan Ali #pangkalan banteng #KWT Go Digital