Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Angka Pengangguran di Kotawaringin Barat Capai 6.459 Orang

Koko Sulistyo • Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:09 WIB
Ilustrasi pengangguran. (Radar Bojonegoro)
Ilustrasi pengangguran. (Radar Bojonegoro)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Jumlah pengangguran di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mencapai 6.459 orang. Data tersebut berdasarkan hasil agregat Badan Pusat Statistik (BPS) Kobar. Dari jumlah itu, sebanyak 4.272 orang merupakan laki-laki dan 2.187 orang perempuan.

Ribuan pengangguran tersebut tersebar di enam kecamatan di wilayah Kobar, dengan beragam latar belakang sosial dan pendidikan.

Untuk menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kobar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Pengangguran Desa dan Kelurahan.

“Kegiatan bimtek ini bertujuan memetakan jumlah pengangguran hingga tingkat desa dan kelurahan. Selama ini, data dari BPS hanya bersifat agregat, sehingga tidak menggambarkan kondisi secara detail,” ujar Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kobar Nunik Supartini, Senin (27/10). 

Ia menjelaskan, hasil pendataan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan, seperti penyusunan program pelatihan, penyaluran bantuan, serta penyediaan lowongan kerja sesuai domisili warga.

Subkoordinator Bidang Penyediaan Data Ketenagakerjaan Zulfiyandi menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan data akurat mengenai jumlah pengangguran di tingkat desa dan kelurahan. Data yang valid akan menjadi dasar penyusunan strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesempatan kerja.

“Data yang akurat dan sesuai kondisi lapangan sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program ketenagakerjaan ke depan,” ujarnya.

Zulfiyandi menambahkan, melalui bimtek ini para petugas pendataan akan dibekali kemampuan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan kategori ketenagakerjaan, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disnakertrans Kobar Hafiluddin mengatakan, bahwa data yang valid menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan, termasuk kerja sama dengan dunia usaha dan industri dalam penyediaan lapangan kerja.

“Selain sektor formal, peningkatan kesempatan kerja di sektor informal juga menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.

Disnakertrans Kobar berharap, melalui kegiatan bimtek ini, partisipasi masyarakat dan pihak terkait semakin meningkat dalam mendukung pendataan ketenagakerjaan, sehingga program penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Kotawaringin Barat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#pengangguran #Kotawaringin Barat (Kobar)