PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Menghadapi penurunan target pendapatan dari transfer ke daerah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, melakukan rasionalisasi dan efisiensi belanja daerah.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keuangan sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan penyesuaian terhadap kondisi fiskal yang sedang dihadapi.
Menurutnya, rasionalisasi bukan berarti mengurangi komitmen terhadap pembangunan, melainkan memastikan setiap anggaran yang dibelanjakan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Rasionalisasi ini bukan berarti kita mengurangi komitmen terhadap pembangunan, tetapi justru memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Nurhidayah saat menanggapi pandangan fraksi-fraksi dalam rapat paripurna DPRD, dua hari lalu.
Ia menjelaskan, anggaran akan difokuskan pada sektor-sektor prioritas yang berdampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, program atau kegiatan yang bersifat seremonial dan belum mendesak akan menjadi sasaran efisiensi.
Bupati juga mengimbau seluruh kepala perangkat daerah agar tetap menjaga semangat kerja dan profesionalisme dalam memberikan layanan publik. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan turunnya kualitas pelayanan.
“Dengan kreativitas, inovasi, dan komitmen, saya yakin pelayanan kepada masyarakat tetap bisa berjalan baik meskipun dengan anggaran yang terbatas,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan di lingkungan pemerintah daerah agar kebijakan efisiensi berjalan efektif dan tidak mengganggu program prioritas.
Pemerintah Kabupaten Kobar menyatakan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pengelolaan keuangan daerah dan kebutuhan masyarakat. Melalui langkah rasionalisasi yang terukur, diharapkan pembangunan tetap berlanjut tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno