Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perumdam Tirta Arut Perluas Jaringan Hingga ke Despot Melalui Dana Pusat

Syamsudin Danuri • Selasa, 9 September 2025 | 20:45 WIB
Rapat Sinkronisasi pengembangan sarana air bersih di Kotawaringin Lama bersama Balai SDA di kantor Perumdam Tirta Arut Selasa (9/9)
Rapat Sinkronisasi pengembangan sarana air bersih di Kotawaringin Lama bersama Balai SDA di kantor Perumdam Tirta Arut Selasa (9/9)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Pangkalan Bun pada tahun 2025 ini mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan sarana air bersih di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Untuk menindaklanjutinya, Perumdam Tirta Arut bersama Balai Cipta Karya, Balai Sumber Daya Air (SDA), dan Pemerintah Kabupaten Kobar menggelar pertemuan sinkronisasi pada Selasa (9/9/2025), di Kantor Perumdam Tirta Arut.

Agenda utamanya membahas nota kesepahaman Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kotawaringin Lama – Riam Durian bersama Dirjen SDA Kementerian PUPR.

Direktur Perumdam Tirta Arut, Sapriansyah, menyebutkan bahwa kegiatan sinkronisasi ini sangat penting sebagai langkah awal untuk memperluas layanan air bersih bagi masyarakat.

“Untuk pembangunan air bakunya itu proyek pusat dananya murni dari pusat. Hari ini adalah sinkronisasi khususnya pengembangan pelayanan air bersih atau air minum. Harus ada kesepakatan bersama dengan Balai Cipta Karya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia menuturkan, saat ini terdapat sekitar 1.500 calon sambungan rumah (SR) yang sudah menanti pelayanan air bersih. Jumlah tersebut bahkan berpotensi meningkat seiring dengan meluasnya jaringan distribusi.

“Targetnya kurang lebih 1.500 SR. Bagi kami bukan mencari profit, melainkan bagaimana seluruh kabupaten bisa merasakan layanan air bersih,” tegas Sapriansyah.

Menurutnya, pembangunan ini sepenuhnya dibiayai pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemerintah Kabupaten Kobar berperan sebagai penerima manfaat sekaligus mendukung kelancaran distribusi air bersih ke masyarakat.

“Untuk sementara baru sebagian kecil di Kecamatan tersebut, dengan sekitar 500 SR yang sudah terlayani, sedangkan beberapa desa di Kotawaringin Lama masih menunggu giliran,” ungkapnya.

Asisten I Setda Kobar, Tengku Alisyahbana, selaku dewan pengawas Perumdam Tirta Arut, mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah pusat.

Menurutnya, bantuan dana APBN ini sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kami sangat bersyukur, karena ada dana dari pusat yang diluncurkan. Kegiatan ini penting untuk pelayanan air bersih, terutama di wilayah Kotawaringin Lama dengan rencana 1.500 sambungan rumah,” ujarnya.

Ia juga mendorong Perumdam Tirta Arut untuk terus melakukan inovasi dalam memperluas jaringan pelayanan air bersih sekaligus mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami berharap ke depan Perumdam bisa semakin mandiri dan tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat, sehingga manfaat pembangunan ini benar-benar dirasakan secara luas,” pungkasnya. (sam)

Editor : Slamet Harmoko
#PDAM #Perumdam #Perumdam Tirta Arut Pangkalan Bun