Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

PT GSIP Jadi Contoh Mekanisasi dan Digitalisasi Perkebunan

Slamet Harmoko • Kamis, 31 Juli 2025 | 10:30 WIB

MEKANISASI:  PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) melalui anak usahanya yakni PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi (GSIP) menjadi salah satu contoh dalam dunia industri kelapa sawit nasional.
MEKANISASI: PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) melalui anak usahanya yakni PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi (GSIP) menjadi salah satu contoh dalam dunia industri kelapa sawit nasional.

GAPKI Tunjuk sebagai Lokasi Benchmark Nasional

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) melalui anak usahanya yakni PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi (GSIP) menjadi salah satu contoh dalam dunia industri kelapa sawit nasional.

Perusahaan ini ditunjuk oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) sebagai lokasi kunjungan lapangan dalam program konsorsium yang mengusung tema Mekanisasi, Otomasi, dan Digitalisasi di sektor perkebunan sawit.

Inisiatif ini merupakan langkah strategis GAPKI untuk mendorong anggotanya menerapkan teknologi serta digitalisasi dalam proses bisnis mereka.

Kunjungan yang dilaksanakan oleh Perusahaan anggota GAPKI Kalimantan Tengah ini bertujuan melakukan benchmark langsung terhadap implementasi mekanisasi dan digitalisasi yang telah sukses diterapkan PT GSIP.

“PT GSIP adalah contoh konkret bagaimana teknologi bisa diintegrasikan secara menyeluruh pada operasional perkebunan. Kami melihat Astra Agro melalui PT GSIP sebagai pionir yang bisa menjadi acuan bagi perusahaan-perusahaan anggota GAPKI lainnya,” ujar Ketua Bidang Riset GAPKI, Dwi Asmono dalam agenda kunjungan.

Dalam kegiatan ini, GSIP memaparkan secara komprehensif perjalanan Astra Agro dalam mengembangkan mekanisasi, otomasi, dan digitalisasi.

Termasuk di antaranya adalah demonstrasi penggunaan alat berat untuk proses bisnisnya serta penerapan aplikasi digital internal Astra Agro untuk pemantauan kebun secara real-time, serta integrasi teknologi berbasis data dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih cepat dan akurat.

Mekanisme yang diterapkan Astra Agro melalui PT GSIP bukan hanya meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja, namun juga menjadi jawaban atas tantangan dinamika industri yang makin kompetitif.

Aplikasi-aplikasi digital seperti sistem manajemen kebun berbasis data dan dashboard operasional real-time terbukti mampu mempercepat proses monitoring dan kontrol kualitas di lapangan.

Benchmark ini juga diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya sinergi antar pelaku industri dalam mengakselerasi transformasi teknologi di sektor kelapa sawit.

Dengan adanya konsorsium ini, GAPKI dan para anggotanya memiliki peluang lebih besar untuk menyusun program kerja yang adaptif, efisien, dan berdampak nyata di lapangan.

“Astra Agro percaya bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Lewat PT GSIP, kami menunjukkan komitmen untuk selalu menjadi yang terdepan dalam inovasi dan keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia,” ujar Vice President Agronomy Services PT Astra Agro Lestari Tbk, Dulmanap.

Penunjukan PT GSIP sebagai lokasi benchmark oleh GAPKI menjadi semacam pengakuan atas langkah nyata yang telah dilakukan dalam menerapkan mekanisasi dan digitalisasi di perkebunan.

Inisiatif ini memperkuat komitmen Astra Agro untuk terus mendorong inovasi yang relevan dan aplikatif di sektor agribisnis.

Ke depan, Astra Agro akan terus membuka ruang kolaborasi serta berbagi pengalaman dan praktik baik kepada sesama pelaku industri, sebagai bagian dari kontribusi untuk membangun sektor kelapa sawit Indonesia yang semakin adaptif, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan.(*)

Editor : Slamet Harmoko
#gapki #Gapki Kalteng #Mekanisasi #PT GSIP