PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Jembatan pile slab Sugianto Sabran yang menghubungkan Kotawaringin Lama dan Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengalami perubahan signifikan. Jembatan yang semula kusam, saat ini tampil dengan perpaduan warna biru dan putih.
Pemeliharaan bukan hanya mencakup pengecatan di pembatas sisi kanan dan kiri, tetapi juga penambalan menyeluruh pada sambungan cor beton. Warga yang melintas mengapresiasi pemeliharaan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng.
"Saya kaget, saat masuk jembatan warnanya sudah berubah, terlihat lebih indah dan rapi, tidak ada lagi kesan kumuh dan kusam," kata warga Pangkalan Bun, Agus, Selasa (1/7).
Dengan pemeliharaan yang dilakukan, dia berharap agar diimbangi dengan rasa memiliki oleh warga Kotawaringin Barat, dan tidak melakukan aksi vandalisme dengan mencoret serta merusak ornamen jembatan.
Saat ini jembatan sudah bagus, aspal sudah mulus, lampu penerangan jalan sudah menyala di jembatan yang mempunyai panjang 5 kilometer tersebut.
"Menjaga jembatan ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah dan provinsi tetapi juga oleh masyarakat Kotawaringin Barat," harapnya.
Warga lainnya, Thamrin mengaku sangat terkesan dengan tampilan jembatan. Dia sempat berhenti untuk menikmati pemandangan sekitar Danau Masorayan dari atas jembatan.
Dengan kondisi demikian harapannya agar jembatan terawat dan aspal tidak rusak maka pembatasan muatan truk baik dari Pangkalan Bun maupun dari arah sebaliknya harus mulai diperhatikan.
"Kita sudah nyaman melintas, tidak grudak gruduk seperti sebelumnya. Kalau tetap tidak diperhatikan pembatasan tonase, sambungan cor beton ini akan hancur dan berlubang. Gubernur sudah bertindak tegas dan kita berharap anggaran yang dikucurkan tidak sia-sia untuk jembatan ini," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno