Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Permintaan Tinggi, Harga Kebutuhan Pokok di Pangkalan Bun Naik

Koko Sulistyo • Kamis, 6 Maret 2025 | 14:23 WIB
RAMAI: Suasana Pasar Indrasari Pangkalan Bun, belum lama ini.
RAMAI: Suasana Pasar Indrasari Pangkalan Bun, belum lama ini.

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Pangkalan Bun mulai merangkak naik. Di Pasar Indrasari, Kelurahan Baru, harga komoditas seperti bawang putih, bawang merah, cabai rawit, dan tepung terigu mengalami kenaikan.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kotawaringin Barat Suhendra mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional disebabkan  meningkatnya permintaan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan saat Ramadan.

"Kenaikan sejak awal bulan puasa, meningkat perlahan seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan komoditas bahan pokok," ujarnya.

Jika dibandingkan dengan Minggu ke empat Februari hingga awal Maret 2025 atau pada awal Ramadan, harga cabai rawit merah naik dari harga Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp92 ribu per kilogram.

Sementara bawang putih dari harga Rp45 ribu per kilogram naik menjadi Rp49 ribu, dan tepung terigu dari Rp12 ribu menjadi Rp12.160 per kilogram.

Kendati demikian tidak semua bahan pokok mengalami kenaikan, ada komoditas yang justru mengalami penurunan harga. "Cabai merah keriting justru turun dari Rp80 ribu, menjadi Rp64 ribu per kilogram," ujarnya.

Lebih lanjut Suhendra menjelaskan mengenai stok bahan pokok di  Kobar.  Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kobar rutin melakukan pengawasan ke sejumlah distributor. Hasilnya,  stok cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat selama bulan puasa.

"Berdasarkan data dari 10 distributor, dan di gudang Bulog ketersediaan bahan pokok pada Minggu pertama Maret 2025 masih aman," tegasnya.

Dari pengecekan di 10 distributor bahan pokok dan Bulog,  beras masih tersedia stok sebanyak 1.847,95 ton, minyak goreng 122,57 ton, gula pasir 136,04 ton, tepung terigu 111,01 ton, dan kacang kedelai 41,55 ton.

Ia berharap bahan pokok dapat tersedia dalam jumlah yang cukup dan aman, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan 1446 Hijriah hingga menjelang Idulfitri.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir karena pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya dalam memastikan ketersediaan stok dan keterjangkauan harga, dan salah satu upayanya adalah dengan melalui gerakan pangan murah.

"Beberapa hari ke depan kita harapkan ada tambahan pasokan bahan pokok yang masuk ke wilayah Kotawaringin Barat," pungkasnya. (tyo/yit)

 

 

 

 

Editor : Slamet Harmoko
#harga kebutuhan pokok #harga sembako #Pangkalan Bun #kalteng #pasar