Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tiga Guru dan Dua Pelajar Palangka Raya Masuk Program Bina Talenta Indonesia

Dodi Abdul Qadir • Senin, 17 November 2025 | 09:05 WIB
BERPRESTASI: Gemma Kania Putri dari Murid SMP Negeri 2 Palangka Raya, dan Maulida Rezeki Guru SMP Negeri 13 Palangka Raya, mereka salah satu dari dua murid dan satu guru yang berhasil masuk
BERPRESTASI: Gemma Kania Putri dari Murid SMP Negeri 2 Palangka Raya, dan Maulida Rezeki Guru SMP Negeri 13 Palangka Raya, mereka salah satu dari dua murid dan satu guru yang berhasil masuk

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Dunia pendidikan Kota Palangka Raya kembali menorehkan prestasi.

Kali ini sebanyak tiga guru dan dua pelajar berhasil terpilih dalam Program Bina Talenta Indonesia (BTI) tahap 2. Program nasional itu digelar oleh Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ajang tersebut berlangsung pada 9–15 November 2025 secara luring di perguruan tinggi penerima bantuan pemerintah.

Program tersebut bertujuan memperkuat ekosistem pembinaan talenta di bidang Teknologi (Technology), Teknik (Engineering), dan Matematika (Mathematics) atau STEM dan karakter untuk jenjang SMP/MTs. Para peserta merupakan murid dan pendamping yang sebelumnya mencatat pencapaian terbaik pada seleksi tahap I.

Dua murid terpilih adalah Annisa Fitri Azizah dari SMP Negeri 2 Palangka Raya dan Gemma Kania Putri  dari SMP Negeri 2 Palangka Raya. Sementara tiga pendamping atau pemandu talenta yang lolos seleksi nasional yakni Maulida Rezeki  dari SMP Negeri 13 Palangka Raya, Antania Dhana Paramita dari SMP Negeri 2 Palangka Raya dan Chandra Wulandari dari SMP Negeri 2 Palangka Raya.

Prestasi Annisa Fitri Azizah, yakni sukses menjadi juara kategori roket terjauh sekaligus juara kategori science project. Selama kegiatan berlangsung, para murid dibina dalam penguatan karakter dan pengembangan kompetensi STEM. Sedangkan para guru mendapatkan pembekalan sebagai Pemandu Talenta untuk memfasilitasi murid dalam bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika.

Dalam penutupan kegiatan, Maulida Rezeki menuturkan, bahwa BTI bukan hanya tentang kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter kuat. Ajang ini menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, serta ketangguhan dalam proses pembinaan.

“Para pendamping berkomitmen membawa metode terbaik yang mereka pelajari untuk diterapkan di sekolah masing-masing, demi menyiapkan murid Palangka Raya agar mampu bersaing di tingkat internasional,”ujarnya, Minggu (16/11).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani, memberikan apresiasi mendalam atas keberhasilan para peserta. “Ini kabar gembira dan cerminan kualitas pendidik serta murid kita. Komitmen guru dalam menggali potensi peserta didik kini diakui secara nasional,” ungkapnya.

Jayani menegaskan, peran Pemandu Talenta sangat strategis karena pendidikan tak hanya berorientasi pada capaian akademis, tetapi juga pengembangan bakat dan keahlian unik setiap murid.

Ia menambahkan, program ini merupakan ekosistem penting dalam mencetak generasi berkarakter, adaptif, dan berkeahlian spesifik.

“Tiga guru kita yang terpilih menjadi Pemandu Talenta adalah kunci untuk mengubah potensi mentah menjadi prestasi emas. Kami berharap mereka menjadi duta dan teladan bagi guru lainnya. Dinas siap memfasilitasi program lanjutan untuk memajukan pengembangan bakat murid di seluruh sekolah,” pungkas Jayani. (daq/gus)

 

Editor : Slamet Harmoko
#murid #PALANGKA RAYA #guru