PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Memasuki musim hujan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya mengimbau seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul saat curah hujan tinggi, seperti demam berdarah dengue (DBD), flu, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan diare.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, mengatakan pihaknya telah menyampaikan instruksi kepada seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan dini.
“Musim hujan sering kali meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Karena itu, kami meminta sekolah aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta memastikan saluran pembuangan lancar agar tidak menjadi sarang nyamuk,” ujar Vico, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan, selain menjaga kebersihan lingkungan, sekolah juga perlu memantau kondisi kesehatan peserta didik. Jika ditemukan siswa dengan gejala demam, batuk, pilek, atau diare, pihak sekolah diimbau segera menyarankan siswa untuk beristirahat di rumah atau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kami ingin memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan lancar tanpa terganggu oleh meningkatnya kasus penyakit di musim hujan,” katanya.
Lebih lanjut, Vico menjelaskan, Disdik Palangka Raya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Tujuannya agar seluruh warga sekolah memahami langkah-langkah pencegahan penyakit dan membiasakan pola hidup bersih serta sehat.
“Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan sekolah. Kami juga mendorong sekolah untuk rutin menggelar kegiatan gotong royong membersihkan area sekolah,” tambahnya.
Ia menambahkan, Disdik juga meminta setiap kepala sekolah untuk memantau kondisi cuaca, memastikan toilet dan kantin tetap bersih, serta menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air mengalir bagi siswa.
“Kami berharap seluruh warga sekolah tetap waspada, menjaga kesehatan, dan tidak panik menghadapi musim hujan. Kedisiplinan menjaga kebersihan adalah kunci utama,” pungkas Vico. (daq/yit)
Editor : Heru Prayitno