PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Seekor ular piton sepanjang tiga meter berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya dari kawasan pemukiman warga di Jalan Jalak, Rajawali, Kamis (28/8/2025) malam.
Kemunculan hewan dengan lilitan ganas itu membuat heboh warga sekitar. Diduga ular sanca batik dengan nama ilmiah Malayopython Reticulatus tersebut masuk ke pemukiman lantaran mencari mangsa.
Koordinator Tim Rescue Damkar Palangka Raya, Sucipto mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan ular besar yang meresahkan. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim ke lokasi kejadian.
“Ular piton dengan panjang sekitar tiga meter dan diameter sekitar 2,5 inci terlihat berkeliaran di sekitar pekarangan rumah warga. Begitu kami tiba di lokasi, warga menunjukkan titik terakhir ular terlihat,” jelas Sucipto, Jumat (29/8/2025).
Sucipto menekankan, tim sempat melakukan pencarian intensif selama hampir satu jam dalam kondisi malam hari. Ular diketahui bersembunyi di saluran air dan sempat muncul dari rawa yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Ular tersebut sempat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, namun berhasil diamankan tanpa insiden. Setelah itu, ular dimasukkan ke dalam karung dan langsung dibawa ke lokasi yang aman, jauh dari pemukiman warga, untuk dilepasliarkan ke habitat alaminya.
“Kami pastikan ular tidak dibunuh. Setelah diamankan, langsung dilepasliarkan ke alam bebas. Diduga ular masuk ke kawasan pemukiman karena habitatnya rusak dan kesulitan mencari mangsa. Dinas Pemadam Kebakaran Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama di area yang berbatasan dengan rawa, semak, atau kawasan hutan.” tambah Sucipto.
Sementara itu, pemilik rumah, Irman Arif mengaku terkejut dengan kemunculan ular tersebut. “Kaget sekali. Keluarga saya ketakutan karena ularnya besar, panjangnya sampai tiga meter. Untung cepat ditangani Damkar,” ujarnya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor