Dua Rumah Warga Dimasuki Ular Piton, Ditemukan Bersarang di Dapur dan Atap Rumah

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Minggu, 1 November 2026 | 21:00 WIB
Tim Regu 1 Rescue(Disdamkarmat Kota Palangka Raya saat melakukan penanganan ular di salah satu rumah warga, (31/10).(damkar/palangka raya)
Tim Regu 1 Rescue(Disdamkarmat Kota Palangka Raya saat melakukan penanganan ular di salah satu rumah warga, (31/10).(damkar/palangka raya)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Kemunculan ular piton di rumah warga kembali ditemukan di Palangka Raya. Pemilik rumah pun kembali memanggil  Tim Regu 1 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) setempat untuk turun tangan. Dalam sehari Sabtu (31/10/2026),petugas menangani laporan kemunculan ular di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Jekan Raya.

Laporan pertama diterima melalui layanan Call Center 112 pada pukul 18.03 WIB. Ular piton dilaporkan masuk ke rumah warga di Jalan Denok, Kelurahan Menteng. Berdasarkan laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan waktu respons sekitar 10 menit.

Setibanya di lokasi, personel melakukan penyisiran untuk menemukan posisi ular. Dari hasil pemeriksaan, ular piton ditemukan di area dapur rumah warga. Petugas kemudian melakukan evakuasi hingga berhasil mengamankan satwa liar tersebut.

Laporan serupa kembali diterima Call Center 112 pada pukul 18.53 WIB. Kali ini, ular piton ditemukan di bagian kuda-kuda atap rumah warga di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya

Tim Regu 1 Rescue kembali diterjunkan untuk menangani laporan tersebut. Proses evakuasi ular berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 15 menit.

Baca Juga: Lagi Santai di Teras Rumah, Warga Didatangi Ular Piton

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Palangka Raya Alprianto mengatakan, ular piton yang dievakuasi memiliki panjang lebih dari satu meter. Meski sempat melakukan perlawanan, proses penanganan berlangsung aman.

“Kemunculan ular di dalam rumah menjadi ancaman keselamatan yang tidak boleh dianggap sepele,” ujarnya, Minggu (1/11).

 Warga pun diimbau tidak mencoba menangkap atau mengevakuasi ular secara mandiri, terutama jika tidak memiliki keahlian dan peralatan yang memadai.

Warga juga diminta tidak mencoba menangkap atau memindahkan ular secara mandiri, terutama jika satwa tersebut berada di lokasi sempit dan sulit dijangkau.“Selalu waspada dan kejadian ini sudah beberapa kali di kawasan permukiman,” imbuhnya.

Alprianto menambahkan, menjaga jarak aman serta segera melaporkan keberadaan satwa liar melalui Call Center 112 menjadi langkah yang lebih tepat untuk melindungi penghuni rumah sekaligus mencegah satwa tersebut terluka.(daq/gus)

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
Call Center 112 ular piton Disdamkarmat rumah warga evakuasi