Dalam video tersebut, seorang perempuan yang diketahui sebagai vokalis band tampak bersiap tampil ketika seorang pria menghampirinya sambil menunjukkan pakaian dalam perempuan di hadapannya.
Aksi tersebut menuai beragam tanggapan warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyayangkan tindakan yang dinilai tidak pantas dilakukan di atas panggung, terlebih acara tersebut merupakan kegiatan amal.
Baca Juga: Ternak Babi Dekat SPPG Dikeluhkan, Pemilik Siap Pindahkan Kandang
Vokalis Rasya Band, Natasya, kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya melalui unggahan di media sosial.
Natasya mengatakan, Rasya Band merupakan grup musik yang baru terbentuk sekitar dua bulan. Saat kejadian, mereka ikut berpartisipasi dalam kegiatan amal untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya.
“Saya adalah vokalis Rasya Band. Band kami baru dibuat dua bulan yang lalu. Walaupun kami band kecil, kami tahu bagaimana cara menghargai sesama musisi,” ujar Natasya.
Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung ketika dirinya hendak memulai penampilan dan membawakan single pertama Rasya Band yang rencananya segera dirilis.
Baca Juga: Sempat Dehidrasi, Anak Orangutan Temuan Warga Lamandau Dinamai DINAS dan Dijemput Tim BKSDA
Saat akan mulai bernyanyi, seorang pria disebut tiba-tiba maju ke depan panggung sambil memberikan atau menunjukkan pakaian dalam perempuan di hadapannya.
Natasya mengaku kaget dan emosinya sempat terpancing akibat perlakuan tersebut.
“Saat saya mau mulai nyanyi, tiba-tiba seorang pria ke depan memberikan CD (celana dalam) wanita di hadapan saya. Pikiran dan perasaan saya sebenarnya sudah tidak terkontrol, mau lempar stand book ke dia. Untungnya saya masih bisa sabar,” ungkapnya.
Natasya: Bukan Candaan atau Gimmick
Natasya menegaskan, dirinya tidak menyalahkan penyelenggara acara maupun band yang terlibat. Namun, ia keberatan dengan tindakan pria tersebut yang menurutnya dilakukan di hadapan banyak orang.
Ia juga menilai tindakan itu tidak dapat dianggap sebagai candaan atau gimmick karena dirinya tidak mengenal pria tersebut.
“Saya sangat kesal dengan perlakuan pria tersebut terhadap saya. Seperti merendahkan perempuan dan melecehkan saya di depan orang banyak,” katanya.
Natasya berharap kejadian tersebut menjadi perhatian agar sesama pelaku seni, khususnya musisi, dapat saling menghargai ketika berada di atas panggung.
Sementara itu, video tersebut masih beredar dan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah anak band di Palangka Raya juga disebut menyayangkan kejadian tersebut dan berharap persoalan itu dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, Radar Sampit belum memperoleh keterangan langsung dari pria yang disebut dalam cerita Natasya untuk mendapatkan versinya mengenai kejadian tersebut. (bri)
Editor : Slamet Harmoko