Lahan Kosong Dekat Pemukiman Berpotensi Dibakar, Gulungan Rumput Kering Ditemukan Dekat Sekolah 

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB
Lurah Langkai Muhammad Abidin saat memperlihatkan benda temuan warga  Jalan Temanggung Kanyapi III, Kelurahan Langkai, berupa gulungan rumput kering dan besi yang diduga berkaitan dengan upaya pembakaran lahan kosong.(dodi/radarsampit)
Lurah Langkai Muhammad Abidin saat memperlihatkan benda temuan warga Jalan Temanggung Kanyapi III, Kelurahan Langkai, berupa gulungan rumput kering dan besi yang diduga berkaitan dengan upaya pembakaran lahan kosong.(dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com-Warga Jalan Temanggung Kanyapi III, Kelurahan Langkai, menemukan benda berupa gulungan rumput kering dan besi yang diduga berkaitan dengan upaya pembakaran lahan kosong. Temuan tersebut berada di belakang salah satu sekolah SMK, Rabu (16/9/2026).

Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan warga sekitar, Rinson Sembiring, 63. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kelurahan Langkai untuk ditindaklanjuti.

Lurah Langkai Muhamad Abidin membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengatakan, benda itu ditemukan di kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga dan sekolah.

“Benar, kita dapat laporan itu dan temuan itu di belakang sekolah SMK. Ada dugaan indikasi alat itu untuk pembakaran lahan,” ungkap Abidin kepada Radar Sampit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kelurahan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Namun, hingga pemeriksaan dilakukan, tidak ditemukan orang yang diduga hendak melakukan pembakaran.

Abidin menyebut, warga Kelurahan Langkai selama ini terus memonitor lahan kosong di sekitar permukiman. Pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi, terlebih kondisi saat ini rawan kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Sapa Murid via Zoom

“Warga di Kelurahan Langkai selalu memonitor lahan kosong di sekitarnya. Kami juga melalui Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan di lokasi. Karena kami menemukan barang yang dicurigai dan tidak menemukan orangnya, ada indikasi ingin membakar,” jelasnya.

Selain meningkatkan pengawasan, warga juga melakukan langkah pencegahan dengan menebas pepohonan dan vegetasi yang tumbuh terlalu dekat dengan rumah. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi api merambat apabila terjadi kebakaran di sekitar permukiman.

Kelurahan Langkai mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik lahan kosong, agar lebih memperhatikan kondisi lahan. Setiap aktivitas atau benda mencurigakan diminta segera dilaporkan kepada RT, pihak kelurahan, maupun petugas terkait.

“Seluruh warga Kelurahan Langkai, apalagi yang memiliki lahan kosong, segera dijaga dan diperhatikan, apalagi jika mendekati permukiman atau sekolah. Segera laporkan jika menemukan kecurigaan,” tegas Abidin.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk mengaktifkan kembali pos kamling di wilayah masing-masing. Pengawasan lingkungan dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran maupun aktivitas mencurigakan di lahan yang mudah terbakar.

“Selalu waspada dan memantau pergerakan di lahan-lahan mudah terbakar,” pungkasnya.(daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
Kelurahan Langkai pemukiman pembakaran lahan kosong PALANGKA RAYA