PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Yohanes Freddy Ering menilai upaya pemerintah daerah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah berada di jalur yang tepat. Berbagai langkah, mulai dari mitigasi hingga pengerahan seluruh lini untuk pemadaman, dinilai telah dilakukan secara maksimal.
“Memang kita akui bukan perkara gampang menghadapi dan mengantisipasi kebakaran karhutla dengan wilayah Kalteng yang begitu luas, demikian pun mengantisipasi dampaknya, yaitu asap,” katanya, Minggu (6/9).
Menurut dia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya penanganan sejak penetapan status siaga darurat hingga tanggap darurat. Koordinasi penanganan juga dilakukan secara intensif, baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah pusat maupun lintas sektor di daerah.
Ia menyebut keterlibatan relawan dan aparatur sipil negara (ASN) dalam penanganan karhutla menunjukkan kerja sama antarpihak semakin solid di lapangan.
“Gubernur pun tidak segan-segan turun langsung ikut memadamkan api. Ini tentu hal yang baik, memberikan semangat dan motivasi. Demikian juga Presiden Prabowo pun turun langsung ke Kalteng mengoordinasikan,” ujarnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, dari sisi kebijakan, pemerintah provinsi bersama DPRD Kalteng telah mengalokasikan Rp72 miliar melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut digunakan untuk mengoptimalkan berbagai kebutuhan penanganan karhutla.
Menurut Freddy, pemerintah juga telah merespons berbagai masukan dan kritik terkait penanganan karhutla.
“Masukan hingga kritik yang keras pun direspons gubernur dengan baik. Tentu ini menandakan bahwa pemerintah sangat serius menangani karhutla ini. Karena itu, yang terpenting sekarang kita sama-sama berupaya mengoptimalkan penanganan,” pungkasnya. (sho/yit)
Editor : Heru Prayitno