PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, meminta layanan kesehatan tetap siaga menyikapi kondisi kabut asap yang belakangan ini semakin meningkat.
Ia menyebutkan, kualitas udara yang buruk sangat berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat, terutama ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
"Karena itu fasilitas-fasilitas kesehatan ini harus tetap siaga untuk memastikan masyarakat bisa cepat memperoleh penanganan apabila mengalami keluhan akibat kabut asap," katanya, kemarin.
Baca Juga: Api Karhula Menyasar Kawasan Perbukitan di Kabupaten Lamandau,Sudah Dua Bukit Hutan Tropis Terbakar
Pihaknya menilai langkah Dinas Kesehatan yang telah menyiapkan ruang oksigen di 11 puskesmas sudah sangat tepat, karena hal tersebut menjadi bagian kesiapan menghadapi kemungkinan meningkatnya gangguan pernapasan.
Tak hanya itu, optimalisasi 30 puskesmas pembantu jugai dapat memudahkan masyarakat memperoleh pemeriksaan lebih cepat, khususnya bagi warga yang kesulitan menjangkau puskesmas.
"Ini bagus ada sarana yang sudah disiapkan. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan akses layanan ketika kondisi kabut asap semakin memburuk," ucapnya.
Baca Juga: Kabut Asap Tebal, Pelajar Gumas Wajib Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar
Politikus PDI Perjuangan ini juga mendorong Dinkes memperkuat pemantauan terhadap kasus ISPA, terutama yang berkaitan dengan jumlah kasus untuk mengetahui sejauh mana dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
"Data ISPA harus terus dipantau. Ini penting sebagai dasar pemerintah menentukan langkah berikutnya. Kalau terjadi peningkatan kasus, tentu perlu ada respons yang lebih cepat dan terukur," pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor