PMII Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:43 WIB
 Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Tengah (Kalteng) Fikri Haikal
Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Tengah (Kalteng) Fikri Haikal

  

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Tengah (Kalteng) Fikri Haikal mendorong mahasiswa tetap aktif menyuarakan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menyebutkan, mahasiswa punya posisi penting menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Tentu penyampaian aspirasi tetap harus dilakukan melalui cara-cara yang damai, tertib, dan sesuai dengan koridor konstitusional.

"Karena itu kritik dan masukan yang kita sampaikan kepada pemerintah harus tetap dijaga dan disuarakan secara konstruktif berdasarkan kajian yang jelas," katanya, Selasa (25/8)

Hal tersebut dinilai penting diperhatikan bersama di tengah munculnya berbagai isu dan narasi yang berkembang di masyarakat, termasuk istilah Agustus–September Kelabu.

Ia mengingatkan seluruh kader PMII bisa menyikapi persoalan yang berkembang dengan kajian yang matang dan tidak terburu-buru mengambil sikap hanya berdasarkan informasi yang beredar.

"Saya mendorong kader PMII tetap kritis dan berani menyampaikan aspirasi, tetapi itu semua dilakukan secara damai, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, perbedaan pendapatan dan pandangan dalam menyikapi sesuatu adalah hal yang wajar. Namun yang terpenting jangan sampai perbedaan pandangan itu menimbulkan konflik dan merugikan masyarakat.

Tentunya kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan untuk memastikan kepentingan masyarakat mendapat perhatian. Namun, kritik tersebut akan lebih bermakna apabila disampaikan dengan argumentasi yang kuat, beretika, serta melalui mekanisme yang bertanggung jawab.

"Kader PMII dan masyarakat dapat memanfaatkan penyampaian aspirasi untuk memperkuat demokrasi, mengawal kepentingan rakyat, sekaligus menjaga persatuan," pungkasnya. (soc/sho/yit)

Editor : Heru Prayitno
aspirasi kalimantan tengah pmii