PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif Norkim, meminta pemerintah kota mengalokasikan bantuan transportasi bagi tenaga pendidik yang mengajar di wilayah pelosok dan pinggiran kota.
Ia menyebutkan, dalam kegiatan reses beberapa waktu lalu pihaknya menemukan fakta bahwa guru-guru yang mengajar di wilayah pelosok seperti Danau Tundai, Bukit Pinang, Bereng Bengkel dan daerah pinggiran lainnya perlu mendapat dukungan operasional.
"Kebutuhan bantuan transportasi tersebut perlu dipertimbangkan karena sebagian besar guru yang bertugas di wilayah tersebut bukan merupakan warga setempat," katanya, Senin (17/8)
Dijelaskanya bahwa sekitar 90 persen tenaga pendidik di wilayah pelosok tersebut berdomisili di pusat Kota Palangka Raya sehingga harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju sekolah.
"Selama ini mereka menggunakan uang pribadi untuk membeli BBM, sementara jarak tempuh menuju sekolah cukup jauh," ucapnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah di Palangka Raya
Karena itu, Ia mendorong Pemkot Palangka Raya menganggarkan bantuan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang dapat digunakan untuk mendukung biaya transportasi tenaga pendidik di wilayah pinggiran.
Tentunya, dukungan tersebut penting agar guru tetap dapat menjalankan tugasnya secara optimal tanpa harus menanggung seluruh biaya perjalanan menggunakan penghasilan pribadi.
"Harapan kami ada Bosda yang dianggarkan khusus untuk membantu uang transport bagi tenaga pendidik yang bertugas di pelosok atau wilayah pinggiran kota," pungkas Arif. (sho/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama