SMPN 13 Palangka Raya Jadi KSRG Keenam, Transformasi Digital Makin Digenjot

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10 WIB
LUAR BIASA : SMP Negeri 13 Palangka Raya resmi menyandang status Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), Kamis (13/8/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
LUAR BIASA : SMP Negeri 13 Palangka Raya resmi menyandang status Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), Kamis (13/8/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Transformasi digital di dunia pendidikan Kota Palangka Raya terus menunjukkan perkembangan. SMP Negeri 13 Palangka Raya resmi menyandang status Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), Kamis (13/8/2026).

Predikat tersebut sekaligus menjadikan SMPN 13 sebagai sekolah keenam di Kota Palangka Raya yang memenuhi standar KSRG. Capaian ini menjadi bukti keseriusan sekolah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Untuk meraih status tersebut, SMPN 13 harus melalui serangkaian asesmen. Di antaranya terkait kelayakan lingkungan belajar, komitmen manajemen sekolah, serta kesiapan guru dalam memanfaatkan perangkat dan platform pembelajaran digital.

Baca Juga: Pegawai Disdik Palangka Raya Jalani Cek Kesehatan Gratis

Seluruh tahapan berhasil dilalui berkat kolaborasi antara manajemen sekolah, guru, siswa, orang tua, serta dukungan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.

Kepala SMPN 13 Palangka Raya mengatakan, status KSRG menjadi momentum penting bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Keberhasilan meraih status KSRG keenam di Palangka Raya ini merupakan momentum penting bagi kami. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, guru, siswa, dan orang tua mampu membawa SMPN 13 melangkah lebih maju dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital,” ujarnya.

Baca Juga: Disdik Palangka Raya Ingatkan Pegawai Jaga Disiplin dan Etos Kerja

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat teknologi. Lebih dari itu, perubahan tersebut menyentuh budaya belajar dan cara sekolah memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik.

Dengan status tersebut, SMPN 13 diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pembelajaran berbasis teknologi di Kota Palangka Raya.

“Sekolah juga memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan metode belajar yang interaktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini,” tandasnya.

Baca Juga: Kualitas Udara Memburuk, Disdik Palangka Raya Terapkan PJJ untuk PAUD dan SD Kelas 1-3

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani menyambut positif pencapaian tersebut. Keberhasilan SMPN 13 diharapkan menjadi pemantik bagi sekolah lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Capaian ini sekaligus memperkuat arah pengembangan pendidikan Palangka Raya yang semakin adaptif terhadap kemajuan teknologi. Sekolah dituntut tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif.

Dengan resmi menyandang status KSRG, SMPN 13 Palangka Raya kini diharapkan dapat terus berkembang sebagai pusat pembelajaran yang modern dan interaktif. Target akhirnya adalah mencetak generasi yang unggul, kreatif, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat global.

Baca Juga: Antisipasi Kabut Asap, Disdik Palangka Raya Wajibkan Siswa dan Guru Bermasker

“Ini luar biasa,” tandasnya. (soc/daq/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
kandidat sekolah rujukan google SMPN 13 trasnformasi digital disdik PALANGKA RAYA