PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengingatkan pentingnya edukasi dini terkiat bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza), khususnya di kalangan pelajar.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi data Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei Kota Palangka Raya, yang mengungkapkan kapasitas rehabilitasi kini juga diisi oleh pasien anak akibat terpapar Napza.
"Edukasi dini perlu diperkuat lagi, terutama menyasar sekolah-sekolah. Karena dengan melihat apa yang terjadi sekarang ini, kita perlu ekstra waspada melindungi anak-anak," katanya, Rabu (22/7)
Rana juga menyebutkan, munculnya kasus penyalahgunaan Napza yang melibatkan anak usia sekolah menjadi alarm bagi seluruh pihak. Upaya pencegahan tidak lagi fokus pada kelompok masyaraka, tetapi harus memerhatikan keseluruhan lingkup pendidikan.
"Anak-anak sekolah harus kita selamatkan, karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga, sekolah, dan masyarakat secara bersama-sama," ucapnya.
Baca Juga: DPRD Kota Palangka Raya Banyak Terima Laporan Sengketa Tanah
Politikus Partai Nasdem ini tidak hanya memberi pemahaman kepada kalangan pelajar, akan tetapi juga satu kesatuan dengan penguatan kapasitas tenaga pendidik yang nantinya juga ikut terlibat mengedukasi terus-menerus.
Selain itu, Rana mendorong pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, serta dinas terkait untuk memperluas program sosialisasi dan pencegahan penyalahgunaan Napza agar bisa menyentuh seluruh seluruh satuan pendidikan.
"Fokusnya tidak hanya sekolah yang di pusat kota, tetapi yang di pinggiran juga wajib diperhatikan. Ini wajib dilakukan, karena tujuannya untuk memerangi penggunaan barang ini," pungkasnya. (sho/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama