PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menegaskan pemenuhan tenaga kesehatan (Nakes) dan guru menjadi hal yang cukup mendesak untuk diselesaikan pemerintah.
Ia menyebutkan, tiap kali kegiatan reses ke daerah pihaknya selalu mendapat keluhan masyarakat terkait minimnya kedua sumber daya tersebut, khususnya di daerah yang jauh dari pusat kota.
"Inikan menyangkut pelayanan, baik di sektor kesehatan maupun di pendidikan. Jadi masalah pemenuhan dua tenaga ini harus diperhatikan dan jadi skala prioritas," katanya, Kamis (25/6)
Fakta bahwa masih ada puskesmas yang kurang tenaga kesehatan dan beberapa sekolah masih dihadapkan dengan kekurangan guru di sejumlah mata pelajaran, tentu menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi.
"Masalah ini harus diselesaikan, karena keterbarasan tenaga medis dan guru sangat berdampak berdampak pada kualitas proses layanan masyarakat," ucapnya.
Ke depannya diperlukan perencanaan kebutuhan ASN yang matang dan tepat sasaran, supaya Pemkot Palangka Raya dapat memenuhi kekurangan tenaga di sektor-sektor vital secara tersebut.
Politikus Partai Golkar ini menegaskan, pemenuhan kebutuhan ini tidak hanya dilihat dari realisasi aspirasi masyarakat, akan tetapi tujuannya lebih kepada pemerataan layanan publik yang efektif, merata, dan berkualitas.
"Jadi tidak ada lagi guru kurang, tidak ada lagi yang sulit berobat, itu yang sama-sama kita inginkan dan ditindaklanjuti pemerintah daerah," pungkasnya. (sho/sla)
Editor : Slamet Harmoko