Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ditemukan Tak Sadarkan Diri, Pemuda di Palangka Raya Diduga Coba Bunuh Diri di Gedung Walet

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 18 Juni 2026 | 11:23 WIB

TKP : Warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya dibuat geger, Senin malam (15/6). Seorang pemuda berinisial F(21) diduga nekat mencoba mengakhiri hidupnya di sebuah gedung sarang burung walet milik warga.

TKP : Warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya dibuat geger, Senin malam (15/6). Seorang pemuda berinisial F(21) diduga nekat mencoba mengakhiri hidupnya di sebuah gedung sarang burung walet milik warga.

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Seorang pemuda berinisial F, 21 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah gedung sarang burung walet di Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin malam, 15 Juni 2026. Polisi menduga peristiwa itu berkaitan dengan upaya mengakhiri hidup akibat persoalan pribadi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu sempat menggegerkan warga sekitar. Korban ditemukan dalam kondisi terlilit kabel di area gedung walet milik warga. Saat pertama kali ditemukan, sejumlah warga mengira korban telah meninggal dunia.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian masyarakat di sekitar lokasi. Warga yang berdatangan berupaya memastikan kondisi korban sambil menunggu kedatangan petugas.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban ditemukan dalam kondisi terlilit kabel di gedung walet milik warga,” kata Iyudi, Rabu, 17 Juni 2026.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Iyudi, saat proses evakuasi berlangsung banyak warga masih meyakini korban sudah tidak bernyawa. Namun hasil pemeriksaan tenaga kesehatan menunjukkan kondisi korban masih dapat diselamatkan.

“Awalnya dikira meninggal dunia. Namun korban ternyata selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis dari pihak rumah sakit,” ujarnya.

Polisi menduga tindakan yang dilakukan korban berkaitan dengan masalah pribadi yang sedang dihadapinya. Meski demikian, kepolisian belum mengungkapkan secara rinci latar belakang persoalan tersebut dan masih melakukan pendalaman.

Petugas kini mengumpulkan keterangan dari keluarga serta sejumlah pihak yang mengetahui kondisi korban sebelum kejadian. Sementara itu, tim medis terus memantau perkembangan kesehatannya selama menjalani perawatan.

Setelah kondisinya dinyatakan stabil, korban diperbolehkan pulang dan kembali ke rumah keluarganya.

Iyudi mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Menurut dia, dukungan dari orang-orang terdekat dapat membantu seseorang yang sedang menghadapi tekanan hidup atau persoalan pribadi.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Jika ada permasalahan, sebaiknya diselesaikan dengan cara yang baik dan melibatkan keluarga maupun pihak yang dapat membantu,” kata dia. (daq/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#bunuh diri #PALANGKA RAYA #gedung walet #kalteng