PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Tim Rescue BPK Kamboja mengevakuasi sarang tawon vespa berukuran besar yang berada di ranting pohon mahoni di tepi Jalan Yos Sudarso III, tepat di depan akses masuk Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) malam.
Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam dan berhasil dilakukan dengan aman tanpa kendala.
Ketua BPK Kamboja, Sucipto mengatakan tim bergerak setelah menerima laporan warga terkait keberadaan sarang tawon yang dinilai membahayakan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Gumas Luncurkan Badaris, Bayar Pajak Kini Pakai QRIS
Sebelum evakuasi dilakukan, seorang anak dilaporkan sempat tersengat tawon vespa. Beruntung korban telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya telah pulih.
“Awalnya ada laporan seorang anak tersengat tawon vespa. Syukurnya kondisinya aman dan sudah sembuh,” ujarnya kepada Radar Sampit, Jumat (12/6/2026).
Menurut Sucipto, sarang tawon tersebut cukup sulit terdeteksi karena tertutup rimbunnya ranting dan daun pohon mahoni. Sarang berukuran sekitar 60 x 80 sentimeter itu berada pada ketinggian kurang lebih 12 meter dari permukaan tanah.
Baca Juga: Bupati Lamandau Hadiri Munas HIPMI di Lampung. Rizky: Selamat kepada Ketum Terpilih!
Kondisi semakin berbahaya karena ranting dan daun pohon berada sangat dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi yang tidak memiliki pelindung.
“Ketika angin bertiup, ranting dan daun yang lentur berpotensi menyentuh kabel listrik. Kondisi ini sangat berbahaya bagi petugas yang melakukan evakuasi,” jelasnya.
Karena tingginya risiko, BPK Kamboja menurunkan personel senior yang berpengalaman dalam penanganan sarang tawon. Sebelum pelaksanaan, tim terlebih dahulu melakukan survei lokasi dan menyusun rencana kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Baca Juga: Lamandau Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional. Harga Cabai Jadi Sorotan!
Untuk menghindari risiko tersengat listrik, petugas tidak memanjat pohon. Sebagai gantinya, tim menggunakan kayu bulat yang disambung hingga mencapai panjang sekitar 12 meter untuk menjangkau sarang dari bawah.
Setelah berhasil dijangkau, sarang tawon dimusnahkan menggunakan metode pembakaran terkendali. Sebagai langkah antisipasi kebakaran, tim menyiagakan mesin pompa air selama proses berlangsung.
Baca Juga: RSSI Pangkalan Bun Kini Steril, PKL Resmi Direlokasi ke Jalan Sudirman SH
Area di sekitar pohon juga disiram terlebih dahulu dalam radius sekitar 10 meter guna mencegah api merambat. Selain itu, selang pemadam telah dipasang dan siap digunakan sewaktu-waktu.
“Proses evakuasi berjalan aman. Tim rescue tidak melakukan pemanjatan dan seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai SOP. Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan melakukan evakuasi sarang tawon sendiri,” tegas Sucipto. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor