PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Suasana tenang warga di kawasan Jalan Sesep Madu, Kota Palangka Raya, Kamis (11/6/2026), mendadak geger setelah seekor biawak berukuran besar masuk ke dalam rumah warga.
Satwa liar sepanjang sekitar 1,25 meter dengan lebar dada mencapai 18 sentimeter itu awalnya terlihat berada di area dapur. Diduga terkejut dengan aktivitas penghuni rumah, biawak kemudian berpindah dan bersembunyi di dalam kamar mandi.
Khawatir membahayakan keluarga, pemilik rumah segera menutup pintu kamar mandi agar satwa tersebut tidak keluar, lalu menghubungi Tim Rescue BPK Kamboja untuk meminta bantuan.
Baca Juga: Gubernur Kalteng Dorong Desa Berinovasi untuk Percepat Pembangunan Daerah
Ketua BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan tim langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Begitu mendapat informasi adanya biawak besar masuk ke rumah warga di Jalan Sesep Madu KM 2, belakang Rusunawa, tim langsung berangkat untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan penanganan menggunakan alat khusus penangkap biawak dan ular. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat ukuran satwa yang cukup besar dan berpotensi menyerang jika merasa terancam.
Baca Juga: Mahasiswa Diajak Jadi Mitra Pembangunan, DPRD Kalteng Tekankan Peran Generasi Muda
Setelah beberapa saat, biawak berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan. Satwa tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung khusus untuk mencegahnya lepas selama proses pemindahan.
“Biawak berhasil diamankan dalam kondisi hidup dan selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman warga,” tambah Sucipto.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri satwa liar yang masuk ke lingkungan rumah. Selain berisiko membahayakan keselamatan, tindakan yang tidak tepat juga dapat menyebabkan satwa terluka atau justru menyerang karena merasa terancam.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Optimalkan Sosialisasi Perda untuk Dukung Peningkatan PAD
Menurutnya, kemunculan biawak di kawasan permukiman dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti perubahan habitat, ketersediaan sumber makanan, hingga kondisi lingkungan yang memungkinkan satwa tersebut masuk ke area rumah warga.
“Jika menemukan satwa liar seperti biawak atau ular, sebaiknya segera laporkan kepada petugas atau tim yang berpengalaman dalam penanganan satwa. Jangan melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun hewan tersebut,” pesannya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor