Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Piton Raksasa 4 Meter Teror Kandang Ayam Warga Palangka Raya

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:35 WIB
TANGKAP : Petugas menangkap ular piton yang menyusup ke kandang ternak milik warga Jalan Nyai Balau, Palangka Raya. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
TANGKAP : Petugas menangkap ular piton yang menyusup ke kandang ternak milik warga Jalan Nyai Balau, Palangka Raya. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Warga Jalan Nyai Balau, simpang Jalan Ranying Suring, Palangka Raya digegerkan kemunculan seekor ular piton sepanjang sekitar empat meter yang menyusup ke kandang ayam milik warga, Rabu (10/6/2026).

Ular tersebut ditemukan sedang melilit seekor ayam jago di rangka atap kandang.

Ketua BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan kejadian itu diketahui setelah pemilik kandang mendengar suara gaduh dari dalam kandang. Saat diperiksa, seekor piton berukuran besar terlihat menggantung di rangka atap sambil membelit ayam.

“Pemilik kandang langsung melaporkan kejadian itu kepada tim kami,” ujarnya.

Baca Juga: Pembangunan dari Pinggiran, Program Strategis Diminta Menyasar Pelosok

Mendapat laporan tersebut, petugas BPK Kamboja segera menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kandang berada sangat dekat dengan aliran sungai pengeringan. Jika terlepas, ular berpotensi kabur melalui sungai.

Menurut Sucipto, ini bukan kali pertama ular masuk ke lokasi tersebut. Pemilik kandang mengaku sudah tujuh kali menemukan ular di sekitar kandangnya. Diduga, ular kerap melintas melalui jalur sungai untuk mencari mangsa.

Petugas kemudian membagi tugas untuk mengamankan kepala hingga ekor ular yang masih melilit kuat pada rangka kandang. Setelah hampir satu jam, ular berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban.

Baca Juga: DPRD Kalteng: Pemda Diminta Proaktif Koordinasi Revitalisasi Sekolah

Ular piton sepanjang sekitar empat meter itu selanjutnya diamankan untuk dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga.

Sucipto mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat semak belukar maupun aliran sungai agar lebih waspada. Keberadaan ternak seperti ayam dan bebek sering menjadi sasaran ular piton yang keluar mencari makan.

“Warga harus selalu waspada, terutama yang memelihara ternak di dekat sungai atau semak-semak,” tandasnya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#piton #PALANGKA RAYA #bikin geger warga #satwa liar #ular