PALANGKARAYA,radarsampit.jawapos.com-Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Sudarto, meminta pemerintah kota setempat melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak agar bisa memenuhi kewajiban.
Ia mengatakan, strategi jemput bola yang selama ini dilakukan pemerintah sudah baik. Hanya saja upaya tersebut perlu diperkuat dengan pendekatan persuasif langsung kepada wajib pajak.
"Kalau ada wajib pajak yang menunggak bukan semata karena ketidakmauan membayar, melainkan bisa disebabkan oleh kondisi ekonomi yang belum stabil," katanya, Selasa (19/5).
Terkait hal tersebut maka perlu pemerintah menangani dengan cara pendekatan guna mengetahui secara pasti sebab dan alasan para wajib pajak ini tidak menunaikan kewajibannya untuk daerah.
Baca Juga: Ratusan Kendaraan di Palangka Raya Terjaring Razia Pajak
Politikus Partai Golkar ini menegaskan, pendekatan persuasif jauh lebih efektif dibanding langkah penegakan yang kaku. Pemerintah perlu berdialog dengan wajib pajak untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi.
"Bisa ditanyakan apa kendalanya, maka akan ada solusi yang lebih baik. Jangan langsung ditindak tegas, karena bisa jadi memang dana untuk bayar pajak belum tersedia," ucapnya.
Di satu sisi Sudarto juga mengapresiasi langkah pemerintah yang terus berupaya mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui metode jemput bola. Strategi ini menunjukkan keseriusan pemerintah menggali potensi pendapatan daerah dari berbagai sektor pajak.
"Tentu upaya serius itu harus dioptimalkan, baik itu jemput bola, dan lainnya. Tinggal bagaimana pelaksanaannya saja, yang penting penerimaan pajak bisa naik," pungkasnya. (sho/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama