PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Luar biasa! di tengah kesibukan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, lingkungan kerja PLN UIP Kalimantan Bagian Barat justru melahirkan gerakan sosial yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui program internal bertajuk “Pojok Peduli”, para pegawai secara sukarela mengumpulkan donasi berupa buku bacaan, pakaian layak pakai, hingga mainan edukatif.
Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada Yayasan Anak Mesjid Palangka Raya untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Tampil Apik di Moto3 MotoGP Spanyol 2026. Start dari Urutan 20, Finish 8 Besar
Program ini lahir dari kesadaran kolektif pegawai yang ingin menghadirkan budaya berbagi di lingkungan kerja. Tidak sekadar kegiatan sosial sesaat, gerakan tersebut diharapkan menjadi upaya berkelanjutan yang mampu memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Manager UPP KLB 3, Muhamad Indra Firdaus mengatakan, pihaknya ingin membuka ruang bagi pegawai untuk menyalurkan kepedulian melalui aksi sederhana namun berdampak nyata.
“Kami ingin menghadirkan ruang bagi pegawai untuk berbagi secara nyata. Dari hal kecil seperti ini, kami percaya dampaknya bisa meluas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Peserta Membeludak, Pengumunan Lomba Menulis Surat untuk Bupati Kotim Dijadwalkan 25 Mei
Bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar anak-anak penerima manfaat, tetapi juga menghadirkan perhatian dan semangat baru.
Perwakilan penerima manfaat, Jepri Efendi mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan PLN UIP Kalimantan Bagian Barat melalui program tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Bantuan ini tidak hanya membantu kebutuhan anak-anak, tetapi juga memberi mereka kebahagiaan dan semangat,” tuturnya.
Baca Juga: Target Tanam Jagung di Kalteng Seluas 14.695 Hektare
Sementara itu, General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo menegaskan bahwa keberadaan PLN tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga melalui kontribusi sosial bagi masyarakat.
“PLN hadir bukan hanya melalui listrik yang mengalir, tetapi juga melalui kepedulian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga: Kotim Percepat Transisi Guru Honor ke PPPK, Persiapan Ketika Tak Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
Ditekankan seiring berkembangnya program “Pojok Peduli”, gerakan ini dinilai mampu memperkuat budaya kolaborasi dan solidaritas di internal perusahaan.
Dari sudut kecil di ruang kerja, lahir aksi nyata yang memberi dampak luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat harapan bagi anak-anak penerima manfaat. (soc/daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor