Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Program Pencegahan Stunting di Palangka Raya Perlu Diperluas

Yusho Ricky Prayoga • Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06 WIB
DEBORA HOLDAE VERONIKA LESA
DEBORA HOLDAE VERONIKA LESA

PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, mengapresiasi inovasi pemerintah dalam menurunkan angka stunting melalui pendekatan langsung ke masyarakat.

Salah satu program yang sekarang digiatkan, yakni Gerakan Berkunjung Silaturahmi Satu Jam Cegah dan Atasi Stunting (Gerebek Si Tajam) melalui posyandu di tingkat kelurahan. 

"Program ini seperti menggabungkan edukasi kesehatan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ini langkah positif terkait dengan penanganan stunting," katanya, Selasa (12/5).

Ia menilai, apa yang dilakukan pemerintah sangat tepat, mengingat penanganan stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui intervensi kesehatan semata, tetapi juga harus melibatkan pendekatan sosial, dan lingkungan.

"Ya itu seperti Gerebek Si Tajam, program ini bukan edukasi terkait gizi anak, tetapi juga membangun kepedulian lingkungan," ujar Debora.

Baca Juga: Stunting Masih Mengintai! 21,6 Persen Anak di Kotim Terancam, Posyandu dan Keluarga Jadi Garda Terdepan

Politikus muda Partai Demokrat ini menegaskan, keterlibatan berbagai pihak mulai dari kecamatan, kelurahan sangat sesuai dengan konsep penanganan stunting yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Tentunya inovasi pelayanan yang langsung turun ke masyarakat seperti ini mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan rutin bagi balita, serta pemenuhan gizi anak sejak dini.

"Dari sisi DPRD, kami akan mendorong supaya program serupa terus digenjot dan dikembangkan, terutama di wilayah yang jauh dari perkotaan," pungkasnya. (sho/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#pencegahan stunting #angka stunting #DPRD Palangka Raya #program #Stunting