Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Rumah Panggung Terbakar ketika Waktu Magrib

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 22 April 2026 | 21:10 WIB
Puing-puing satu unit rumah papan panggung yang tak dihuni setelah hangus terbakar, di Jalan Wardi Ambung, RT 05 RW 04, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.(istimewa)
Puing-puing satu unit rumah papan panggung yang tak dihuni setelah hangus terbakar, di Jalan Wardi Ambung, RT 05 RW 04, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.(istimewa)

PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Di saat warga umat muslim bersiap menunaikan salat Magrib, kobaran api mengamuk di sebuah rumah ,di Jalan Wardi Ambung, RT 05 RW 04, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Selasa (21/4) sekitar pukul 17.30 WIB.

Satu unit rumah papan panggung milik Yupri hangus dilalap si jago merah hingga nyaris rata dengan tanah.

Beruntung, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik bersama keluarganya telah lama pindah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, amukan api menghanguskan seluruh bangunan dan menyebabkan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.

Rumah berukuran sekitar 4 x 10 meter dengan konstruksi dinding kayu dan atap seng itu berada di lokasi terpencil, jauh dari permukiman warga. Akses menuju tempat kejadian perkara juga cukup sulit karena dipenuhi semak belukar dan minim penerangan.

Kobaran api berhasil dijinakkan setelah tim pemadam kebakaran Kota Palangka Raya, dibantu personel Ditsamapta Polda Kalteng serta unit pemadam swadaya, berjibaku mencegah api merembet ke area lain.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Kami telah mendatangi TKP, melakukan pengumpulan bahan keterangan dari saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan kebakaran. Sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Rabu (22/4).

Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali diketahui saat menjelang waktu Magrib. Saat itu, kobaran api sudah membesar dan melahap rumah yang sudah lama tidak ditempati pemiliknya.

Baca Juga: Kios BBM Eceran di RTA Milono Palangka Raya Ludes Terbakar, Tiga Mobil dan Enam Motor Tinggal Rangka

Meski api cepat membesar karena material bangunan didominasi kayu, petugas berhasil mencegah kebakaran meluas.

“Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” tambah Iyudi.

Sementara itu, Jabatan Fungsional ASN Analis Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Sucipto, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material hingga jutaan rupiah.

Ia menyebut, dugaan sementara kebakaran tidak berkaitan dengan arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan.

“Apapun penyebabnya, kami menghimbau masyarakat tetap waspada agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tandasnya.(daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#PALANGKA RAYA #kebakaran #magrib #kayu #jekan raya