PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Akses terbatas tak menyurutkan langkah tim kesehatan Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya. Dengan menembus jalur sungai menggunakan perahu kelotok, mereka membawa layanan medis langsung ke warga di Kelurahan Danau Tundai, Kecamatan Sebangau, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pelayanan Kesehatan Keliling (Yankesling) yang dilakukan Tim Kesehatan Mobile (Kesmob) Rumkit Bhayangkara di bawah jajaran Polda Kalimantan Tengah.
Aksi tersebut menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Karumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, AKBP dr. Anton Sudarto menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan akses layanan kesehatan. Ini adalah bentuk kehadiran Polri, bukan hanya soal keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan pelayanan medis, tim juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat. Warga diimbau untuk memperhatikan kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta rutin memeriksakan kesehatan.
“Jangan menunggu sakit parah baru berobat. Pencegahan itu lebih penting dengan menjaga pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan,” tambahnya.
Untuk mencapai lokasi, tim harus menempuh perjalanan cukup menantang melalui jalur sungai menggunakan kelotok. Meski menghadapi medan yang tidak mudah, hal itu tidak mengurangi semangat personel dalam memberikan pelayanan terbaik.
Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan. Antusiasme warga pun terlihat tinggi, dengan banyaknya masyarakat yang datang memanfaatkan layanan tersebut.
Rumkit Bhayangkara Palangka Raya memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan di wilayah pelosok.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pelayanan tidak boleh berhenti di perkotaan. Kehadiran tim medis di Danau Tundai menunjukkan negara tetap hadir, bahkan di titik yang paling sulit dijangkau. (daq)
Editor : Slamet Harmoko