Terseret Kasus Bocoran GTA 6, YouTuber Asal AS Diberi Surat Panggilan Hukum oleh Take-Two

Rm-111 • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:19 WIB
ilustrasi tampilan GTA
ilustrasi tampilan GTA

 radarsampit.jawapos.com-Penyelidikan terkait insiden kebocoran informasi gim raksasa Grand Theft Auto VI (GTA 6) kini memasuki babak baru dan menyasar ranah kreator konten. Seorang YouTuber ternama dilaporkan menerima surat panggilan pengadilan (subpoena) dari induk perusahaan Rockstar Games, Take-Two Interactive.

Dalam laporan terbaru pada Minggu (23/8/2026), surat panggilan hukum tersebut dilayangkan Take-Two untuk menuntut identitas serta data detail terkait pihak-pihak yang diduga menyebarkan bocoran materi berhak cipta GTA 6 di saluran YouTube milik sang kreator.

Merespons tindakan hukum tersebut, sang YouTuber secara terbuka membantah terlibat dalam aksi peretasan maupun pembocoran data sensitif milik pengembang.

Ia menegaskan bahwa dirinya hanya membagikan ulasan serta analisis dari materi yang sudah terlanjur beredar luas di internet, tanpa pernah berniat merugikan pihak perusahaan.

Baca Juga: Hak Milik Game Digital Diperdebatkan Lagi, Sony Tegaskan Pengguna Cuma Beli 'Lisensi Sewa'

"Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah meretas, membeli, atau meminta materi bocoran tersebut secara ilegal. Saya hanya seorang kreator konten yang mengulas apa yang sedang menjadi perbincangan publik, dan saya sama sekali tidak melakukan kesalahan hukum apa pun." Ungkap sang YouTuber dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Langkah agresif yang diambil Take-Two ini mempertegas komitmen raksasa industri gim tersebut dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran hak cipta serta kebocoran informasi sebelum peluncuran resmi GTA 6. (pel)

Editor : Agus Jaka Purnama
GTA You Tube Grand Theft Auto game konten