Ilmuwan Berburu Lokasi Sisa Roket SpaceX Tabrak Bulan

Rafii Hamdan • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 12:33 WIB

 Peluncuran Roket Falcon 9 milik SpaceX. (net)

Peluncuran Roket Falcon 9 milik SpaceX. (net)

Peristiwa langka baru saja terjadi di luar angkasa dan menyedot perhatian para astronom dunia. Sisa bagian dari roket Falcon 9 milik SpaceX dilaporkan telah jatuh dan menabrak permukaan Bulan secara tidak sengaja.

Peristiwa tabrakan tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026), setelah pendorong roket tua itu melayang bebas di luar angkasa tanpa kendali selama bertahun-tahun pasca menyelesaikan misi peluncuran utamanya.

Kini, para ilmuwan dan berbagai badan antariksa dunia tengah berlomba-lomba mengarahkan wahana pengorbit Bulan untuk melacak serta mengambil foto dari kawah baru yang terbentuk akibat benturan keras tersebut.

Baca Juga: Gak Cuma SpaceX, China Juga Sukses Uji Coba Roket 'Reusable' Pertama. Mendarat Pakai Jaring di Tengah Laut

Meski tabrakan ini murni akibat gangguan gravitasi yang menarik sisa roket ke permukaan Bulan, para peneliti menganggap momen ini sebagai kesempatan langka untuk mempelajari struktur bawah tanah Bulan.

"Ini adalah pertama kalinya bagian dari sampah antariksa berukuran besar menabrak Bulan secara tidak disengaja. Pengamatan terhadap kawah hasil tabrakan ini akan memberikan data geologi yang sangat berharga mengenai material di bawah permukaan Bulan." Ungkap salah satu peneliti astronomi dalam laporannya, Jumat (7/8/2026).

 Para ilmuwan memperkirakan bahwa citra pertama dari lokasi kawah bekas hantaman roket SpaceX ini bakal segera dipublikasikan begitu wahana pengorbit berhasil melintas dan mengambil gambar dari titik koordinat jatuhnya roket tersebut. (pel)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
Falcon luar angkasa bulan spacex roket