Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Waspada Jual Ponsel Pribadi ke Orang Lain! Meski Sudah Reset Pabrik, Data Pribadi Masih Bisa Diakses

Gunawan. • Jumat, 23 Agustus 2024 | 19:18 WIB
Ilustrasi Android.
Ilustrasi Android.

Masih ingat dengan ancaman pemerasan Rp300 juta yang dialami Ria Ricis beberapa lalu.

Diketahui hal ini berawal dari ponsel miliknya yang kemudian diberikan kepada salah seorang temannya.

Namun, ternyata di kemudian hari teman tersebut bisa mengakses data pribadi dan menjadikan bahan intimidasi untuk keuntungan pribadi, yaitu foto dan video pribadi Ria Ricis diancam mau disebar.

Sudah hal yang lazim, ketika kita akan menjual ponsel atau memberinya ke orang lain, kita biasanya akan menghapus data-data pribadi bahkan salah satunya dengan tindakan reset pabrik pada ponsel.

Namun, ternyata reset pabrik tersebut juga memiliki kemungkinan bahwa tidak benar-benar menghilangkan data kita, sehingga data pribadi masih bisa diakses oleh orang lain.

Dikutip dari forum diskusi Quora, beberapa teknisi perangkat lunak memberikan penjelasannya mengapa hal itu bisa terjadi.

Dari sebuah pertanyaan salah satu quorawan "Apakah ponsel yang sudah direset pabrik datanya bisa diakses kembali?"

Salah satu teknisi perangkat lunak, Wicak.Anggoro memberikan jawaban berdasarkan pengalamannya, bahwa hal itu sangat memungkinkan, baik sistem Android maupun IOS.

Hal itu dikarenakan data di tempat penyimpanan ponsel cara kerjanya tidak bisa "dihapus", namun bisanya "ditiban".

Ketika kita menghapus file sebenarnya kita hanya memberi tanda bahwa file data ini boleh ditiban dengan file lain.

Jadi, dia menyarankan sebelum reset pabrik lebih baik untuk meniban terlebih dahulu file data dengan file lainnya.

Penjelasan detail dalam forum juga disampaikan Andri Abbas, bahwa sistem ponsel khususnya android memiliki banyak partisi.

Namun, bisa dibuat sederhana saja, hanya ada dua buah partisi, yaitu partisi sistem Android dan partisi aplikasi atau data.

Contoh dalam menu pengaturan bagian data  terdiri dari 16,51GB partisi Android OS dan 47,49 GB partisi aplikasi atau data (sudah terpakai 30,20GB dan tersisa 17,29GB).

Saat kita akan menjual ponsel, maka langkah yang akan kita lakukan adalah melakukan factory reset.

Dengan fitur ini maka semua data dan aplikasi akan dihapus dan dikembalikan ke setingan awal sama seperti baru.

Namun, kondisi ini belum bersih sempurna. Terkadang email kita masih ada di setingan.

Untuk itu, harus dilakukan hard reset melalui boot ke system root.

Setelah itu, semua data akan terhapus, hanya sistem Androidnya saja yang masih ada.

Namun begitu, data pribadi kita yang tersimpan di partisi aplikasi dan data masih bisa direcovery oleh orang lain.

Cara supaya data kita tidak bisa direcovery cukup mudah.

Ada banyak aplikasi di Play Store, untuk melakukan hard reset.

Selain itu, bisa pakai manual, yaitu dengan menyambungkan pomsel kita ke komputer lalu copy data apa pun ke partisi yang terdeteksi di komputer.

Di komputer sudah pasti ada partisi aplikasi dan data yang ukurannya berpuluh -puluh gigabytes.

Isi partisi tersebut hingga penuh, misal pakai file musik, drakor, film atau apa pun, kemudian hapus semua.

Lakukan hal yang sama hingga lima kali. Maka data pribadi lama anda dijamin tidak bisa direcovery lagi. Kalaupun ada yang mencoba merecovery paling cuma nemu file musik, drakor, dan yang baru ditimpa. (rm-107)

Editor : Gunawan.
#android #data #ponsel