Jelang Timnas Hadapi Bangladesh, John Herdman Lakukan Evaluasi Strategi Menyerang

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 22:12 WIB
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman

radarsampit.jawapos.com-Indonesia vs Bangladesh pada matchday 3 FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi penentu nasib Skuad Garuda menuju final setelah hasil imbang melawan Malaysia membuat persaingan Grup A Divisi 1 semakin ketat.

Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026), mulai pukul 19.30 WIB.

Hasil imbang tersebut membuat Skuad Garuda gagal memastikan tiket final lebih awal, karena kemenangan atas Malaysia akan langsung membawa tim asuhan John Herdman ke partai puncak.

Menjelang laga selanjutnya, pelatih Timnas Indonesia John Herdman ungkap aspek yang perlu dibenahi tim asuhannya setelah bermain imbang melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

John Herdman mengaku skuad Garuda perlu melakukan evaluasi strategi menyerang ketika harus bermain dengan 10 pemain.

Timnas Indonesia harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9).

Dalam laga tersebut, skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari separuh pertandingan setelah Thom Haye diganjar kartu merah pada menit ke-37.

Meski kehilangan satu pemain, Timnas Indonesia tetap mampu menjaga gawangnya dari kebobolan dan mengamankan satu poin.

Baca Juga: Duel Sengit Indonesia vs Malaysia Berakhir 0-0. Skuad Garuda Bertahan Ketat dengan 10 Pemain

Namun, Herdman mengakui masih ada aspek yang perlu dibenahi, terutama bagaimana timnya tetap bisa memberikan ancaman saat bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

"Saya pikir, peningkatan yang mungkin diperlukan adalah strategi kami ketika bermain dengan 10 pemain," kata Herdman usai laga, dikutip Selasa (29/9).

Herdman menjelaskan, Timnas Indonesia sebenarnya mampu menunjukkan permainan positif ketika masih tampil dengan kekuatan penuh.Skuad Garuda bahkan sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya sebelum akhirnya harus bermain dengan 10 pemain.

"Kami memiliki beberapa momen yang bagus. Kami membentur tiang gawang, mencetak gol yang kemudian dianulir, dan sebagainya. Jadi, saya pikir ada banyak hal positif yang kami lakukan ketika masih bermain dengan 11 pemain," ujar John Herdman.

"Namun, terkait strategi bermain dengan 10 pemain, seperti yang kalian katakan, mungkin kami bisa bermain lebih menyerang dengan formasi tersebut," lanjut dia.

Herdman menilai hasil imbang melawan Malaysia tetap memberikan modal positif bagi timnya untuk menghadapi Bangladesh di laga terakhir.

“Saya pikir, ketika para pemain berjuang keras dan mereka tahu hasil imbang juga akan menjadi hasil yang bagus bagi kami untuk menghadapi pertandingan terakhir, serta tetap berada dalam persaingan dengan jumlah poin yang sama," terang Herdman.

Herdman kembali menegaskan bahwa masih ada penyesuaian taktik yang harus dilakukan Timnas Indonesia.Salah satu fokus utama adalah meningkatkan aspek menyerang ketika Skuad Garuda berada dalam situasi kekurangan pemain.

"Ya, saya pikir, satu-satunya hal yang perlu ditingkatkan adalah melakukan sedikit penyesuaian pada aspek menyerang dalam strategi bermain dengan 10 pemain," ujar pelatih berusia 51 tahun itu.(an/lat/jpc)

Editor : Agus Jaka Purnama
FIFA ASEAN Cup 2026 Bangladesh John Herdman timnas indonesia skuad garuda