Francesco Bagnaia Usulkan Format Baru untuk Penentuan Nomor Start Kelas Utama MotoGP

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 22:07 WIB
Francesco Bagnaia (net)
Francesco Bagnaia (net)

Francesco Bagnaia mengusulkan agar catatan waktu putaran tercepat dalam kelas MotoGP Sprint, bisa digunakan untuk membantu menentukan susunan start Grand Prix atau balapan di kelas utama.

Dilansir dari laman Crash pada Jum'at (25/9), Juara dunia MotoGP dua kali itu menilai solusi tersebut lebih baik daripada menambahkan sesi kualifikasi baru untuk memisahkan posisi start Sprint dan balapan utama.

Menurut Bagnaia, sistem tersebut dapat memberikan kesempatan kepada pembalap untuk memperbaiki posisi setelah mengalami hasil kualifikasi yang buruk.

Dirinya menilai penggunaan satu hasil kualifikasi untuk menentukan posisi start Sprint dan Grand Prix menjadi persoalan karena kesalahan pada sesi tersebut dapat berdampak terhadap dua balapan.

Dirinya pun mengusulkan agar kualifikasi tetap menentukan posisi awal Sprint, kemudian catatan waktu tercepat setiap pembalap dalam Sprint digunakan untuk menyusun grid balapan di akhir pekan.

Baca Juga: Balapan Dramatis Antarkan Pedro Acosta Juarai MotoGP Austria 2026. Naik Dua Tingkat di Klasemen

Menurutnya, konsep tersebut sebagai solusi yang cerdas karena pembalap dapat menggunakan Sprint untuk mempersiapkan diri sekaligus memperbaiki posisi start.

Bagnaia juga berharap MotoGP tidak menambah sesi baru ke dalam jadwal Sabtu yang sudah padat bagi para pembalap.

Di sisi lain, dirinya menolak gagasan menggunakan sesi latihan Jumat sore untuk menentukan posisi grid Sprint karena menurutnya kualifikasi sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam sesi latihan.

Menurut Pecco Bagnaia, perubahan sistem harus tetap mempertimbangkan keseimbangan jadwal tanpa menambah beban sesi bagi pembalap.(ris/set/jpc)

Editor : Agus Jaka Purnama
grand prix francesco bagnaia sprint ducati Balapan