radarsampit.jawapos.com-Timnas Indonesia saat ini masih membangun identitas baru bersama John Herdman yang belum genap satu tahun menangani skuad Garuda."Kami datang dengan banyak talenta, namun banyak tim lain membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional yang solid," kata Herdman.
Dia menyebut pengalaman tim lawan tidak bisa diabaikan karena beberapa negara sudah membangun kebersamaan skuad selama tiga, empat, bahkan lima tahun.Situasi itu membuat kualitas individu yang dimiliki Timnas Indonesia perlu diimbangi dengan konsistensi permainan sebagai sebuah tim.
"Jadi, ini tentang kami. Pertandingan itu adalah pertarungan antara kami melawan standard kami sendiri di setiap laga," tambah pelatih asal Inggris itu.
Meski sudah memasang target tinggi, Herdman tidak ingin Timnas Indonesia terjebak terlalu jauh memikirkan pertandingan final. Dirinya memilih pendekatan laga demi laga dengan pertandingan kontra Singapura menjadi fokus terdekat skuad Garuda.
Menurut Herdman, konsistensi menjalankan standar permainan akan menjadi kunci dalam perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.Dia percaya peluang mengangkat trofi terbuka jika para pemain mampu menjaga standar tersebut sepanjang turnamen.
Baca Juga: Skuad Garuda Kerahkan 24 Pemain ke FIFA ASEAN Cup 2026. Luke Vickery Tak Sabar untuk Debut di Timnas
"Maka dari itu, bagi kami, kami menjalaninya laga demi laga. Kami akan fokus pada laga kontra Singapura dan berupaya mengamankan tiga poin," ujar John Herdman.
Jika mampu menjadi juara Grup A, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjalanan menuju partai puncak pada 5 Oktober di SUGBK.
Lawan yang menunggu berasal dari Grup B, yang dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, atau Pakistan.
Mantan pelatih timnas Kanada itu pun memilih membangun keyakinan dari proses, bukan menghabiskan energi untuk membuktikan, bahwa pihak lain salah menilai.(riz/lat/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama