JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Indonesia menyiapkan apresiasi besar bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama Merah Putih di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bonus sebesar Rp3 miliar untuk setiap medali emas yang diraih atlet Indonesia. Nilai tersebut tiga kali lipat dibandingkan besaran bonus peraih emas pada SEA Games yang mencapai Rp1 miliar.
Bonus tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap perjuangan kontingen Indonesia yang akan berlaga di Jepang.
Saat melepas kontingen Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa apresiasi tidak hanya diberikan kepada atlet peraih medali emas.
Atlet yang membawa pulang medali perak dan perunggu serta para pelatih juga akan mendapatkan penghargaan.
Selain apresiasi finansial, pemerintah juga menyiapkan penghargaan dalam bentuk pengembangan karier bagi atlet dan pelatih yang berstatus prajurit TNI/Polri maupun aparatur sipil negara (ASN).
Mereka yang berprestasi diusulkan mendapatkan percepatan jenjang karier dan kenaikan pangkat.
Rumah Indonesia di Nagoya
Dukungan pemerintah tidak hanya diberikan melalui penghargaan. Persiapan kontingen juga diperkuat dengan fasilitas pendukung selama berada di Jepang.
Menpora Erick Thohir meresmikan Rumah Indonesia di Nagoya. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai pusat koordinasi sekaligus tempat pemulihan fisik dan pendampingan mental bagi atlet Indonesia selama mengikuti Asian Games 2026.
Pemerintah juga memperkuat program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dengan pendekatan berbasis indeks cabang olahraga. Program tersebut diarahkan agar persiapan atlet lebih terukur sesuai kebutuhan masing-masing cabor.
Indonesia Bidik Empat Emas
Pada Asian Games 2026, Indonesia mengirim 432 atlet dari 35 cabang olahraga.
Kontingen Merah Putih membidik sedikitnya empat medali emas. Pemerintah dan jajaran pembina olahraga berharap capaian tersebut dapat dilampaui melalui perjuangan atlet di berbagai cabang olahraga.
Asian Games XX Aichi-Nagoya berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Ajang multievent terbesar di Asia tersebut menjadi panggung bagi atlet Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara terbaik di kawasan Asia.
Dengan dukungan bonus, fasilitas pendukung, dan persiapan Pelatnas, perjuangan kontingen Merah Putih kini memasuki tahap pembuktian di arena pertandingan. (*)
Editor : Slamet Harmoko