radarsampit.jawapos.com-Duel antara Persija Jakarta versus Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB. Namun, tidak semua pendukung Persija bisa menyaksikan langsung duel tersebut dari dalam stadion.
Panitia menetapkan aturan khusus yang diberlakukan untuk penonton. Hanya pemegang KTP DKI Jakarta yang diperbolehkan masuk untuk menyaksikan big match tersebut.
Presiden Direktur I.League Ferry Paulus menegaskan, pemegang KTP Jawa Barat tidak diperbolehkan masuk ke SUGBK.
Kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah masuknya suporter Persib ke dalam stadion. KTP menjadi salah satu cara untuk menyaring calon penonton berdasarkan domisili, sekaligus mengantisipasi potensi gesekan di tribun.
"KTP DKI itu menjadi keharusan. Tetapi kalau KTP-nya Jawa Barat pasti tidak boleh dan dilarang," ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta.
Baca Juga: Shin Tae-yong Resmi Tangani Persija selama 3 Musim
Sekjen PSSI Yunus Nusi menambahkan, suporter Persib diminta untuk tidak datang ke SUGBK.Larangan tersebut juga berlaku bagi pihak yang mengatasnamakan suporter Persib. PSSI meminta mereka menahan diri dan tidak datang ke Jakarta.
"Kita lebih baik menahan diri untuk sementara waktu. Pada pertandingan Sabtu nanti, kita tidak mendatangkan suporter Persib, meskipun hanya perwakilan. Ini menjadi bagian dari pesan kepada seluruh suporter di tanah air bahwa persatuan, perdamaian, dan persahabatan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung jauh lebih penting," pungkasnya.(fiq/bas/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama