PSSI Soroti Izin Rekomendasi Turnamen Tarkam

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:26 WIB
Pertandingan sepak bola tarkam atau antarkampung, yang cukup banyak menarik perhatian masyarakat.(ist)
Pertandingan sepak bola tarkam atau antarkampung, yang cukup banyak menarik perhatian masyarakat.(ist)

radarsampit.jawapos.com-Pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) di Desa Urug, Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Selasa (11/8) ricuh. Wasit dan anggota Linmas setempat menjadi korban.

Wasit pertandingan Asep Usyana meluruskan informasi yang beredar terkait dirinya meninggal dunia akibat insiden tersebut.”Saya pastikan itu hoaks,” tegasnya.

Saat ini, pihaknya telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cigudeg.

Kasus itu mendapat perhatian PSSI. Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan, pertandingan tarkam bukan hanya menyangkut keamanan. Kualitas perangkat pertandingan juga harus menjadi perhatian.

PSSI mendapat informasi bahwa wasit yang memimpin pertandingan di Bogor tersebut diduga tidak mengantongi lisensi.

Selain itu, PSSI menemukan masih ada pertandingan antarkam yang digelar tanpa rekomendasi dari federasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca Juga: Chris John Gelar Ring Tarkam untuk Cari Bakat Petinju Unggulan

”Kami sangat prihatin dengan kejadian-kejadian tarkam seperti ini. Terinfo hari ini, ternyata wasit yang memimpin tidak memiliki lisensi. Kami juga mendapatkan informasi bahwa setiap tarkam tidak melaporkan dan tidak meminta rekomendasi dari PSSI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Yunus di Kemenpora, Rabu (12/8).

Dia menegaskan, rekomendasi PSSI dibutuhkan untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai regulasi, termasuk memastikan wasit yang bertugas memiliki lisensi dan memahami aturan pertandingan. (cok/fiq/JPG/ali)

Editor : Agus Jaka Purnama
tarkam pertandingan wasit pssi sekjen pssi